BPA Luncurkan BPA Fair 2026, Dorong Optimalisasi Lelang Aset Negara dengan Target Rp100 Miliar Lebih
JAKARTA Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi meluncurkan BPA Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan aset negar
EKONOMI
DELI SERDANG -Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 5 kilogram di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang.
Empat orang kurir asal Jakarta diamankan dengan modus menyembunyikan sabu di tubuh mereka menggunakan lakban (body wrapping).
Dirresnarkoba Polda Sumut, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, menjelaskan bahwa para pelaku masing-masing berinisial LN, ML, RZ, dan RA ditangkap pada 15 April 2025, usai hendak terbang menuju Kendari membawa sabu yang telah dilekatkan ke tubuh mereka.
"Barang bukti yang diamankan ada 5 kg dengan modus body wrapping, menggunakan lakban di badan masing-masing tersangka," ujar Jean dalam konferensi pers, Rabu (30/4/2025).
Modus Rapi: Lakban dan Perjalanan Berantai dari Jakarta ke Medan
Kasus ini bermula saat pelaku utama Luky (LN) dihubungi oleh seorang DPO berinisial D, yang menawarkan pekerjaan sebagai kurir sabu ke Kendari dengan imbalan Rp15 juta.
Luky kemudian merekrut tiga rekannya. Mereka terbang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Kualanamu, lalu mengambil paket sabu dari seseorang di Medan.
Sabu dibagi menjadi 50 bungkus kecil:
- RZ: 12 bungkus
- ML: 13 bungkus
- LN: 13 bungkus
- RA: 12 bungkus
Setelah dibungkus lakban dan ditempel ke tubuh, mereka bersiap terbang ke Kendari.
Tiga pelaku sempat lolos dari pemeriksaan awal, namun RZ dicurigai oleh petugas avsec dan akhirnya tertangkap.
Dari situ, tiga lainnya juga berhasil diamankan.
"Tiga pelaku sempat lolos x-ray dan sudah masuk ke gate. Namun karena RZ tertangkap lebih dulu, kami segera mengamankan sisanya," jelas Jean.
Sudah Dua Kali Kirim Sabu ke Kendari
Pemeriksaan lebih lanjut mengungkap bahwa ini bukan aksi pertama para pelaku.
Mereka pernah berhasil menyelundupkan sabu ke Kendari pada Februari 2025.
Saat itu, mereka juga dijanjikan upah serupa, meski baru menerima uang operasional sebesar Rp4 juta.
"Modusnya sama, dari Medan ke Jakarta dulu, lalu dari Jakarta lanjut ke Kendari. Di sana ada pemesanan tiket lanjutan yang diatur oleh pelaku D," kata Jean.
Saat ini, Polda Sumut masih memburu D dan terus menyelidiki jaringan narkoba lintas provinsi ini yang diduga sudah beroperasi beberapa kali.*
(d/a008)
JAKARTA Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi meluncurkan BPA Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan aset negar
EKONOMI
MEDAN Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada Saiful Bahri alias Pon (47), kurir narkotika
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa Rancangan UndangUndan
POLITIK
BATU BARA Wacana pemekaran wilayah yang mengusung pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur kembali memantik perhatian publik. Kali ini
POLITIK
JAKARTA Pemerintah terus mendorong penguatan ketahanan energi nasional melalui diversifikasi bauran energi, termasuk opsi pengembangan P
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Indonesia saat ini berada dalam kondisi survival mode ekonomi di tengah
EKONOMI
MEDAN Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya perusahaan menyesuaikan penugasan peserta magang dengan latar be
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan klarifikasi terkait pernyataannya mengenai kebutuhan hingga 19.000 e
EKONOMI
JAKARTA Tim penasihat hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim menyampaikan keberatan atas perce
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengingatkan bahwa risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun 2026 diper
PEMERINTAHAN