Prabowo Mulai Blok Masela Besok, Proyek Migas yang Mangkrak 26 Tahun Akhirnya Bergerak
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Lapangan Abadi Blok Masela p
NASIONAL
MEDAN – Pemerintah Kota Medan diguncang isu serius usai hasil tes urine mendadak yang dilakukan terhadap seluruh Camat dan Lurah se-Kota Medan menunjukkan adanya dugaan penyalahgunaan narkotika oleh sejumlah pejabat wilayah.
Tes urine dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya, dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan ini dimulai dengan senam pagi di halaman Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, lalu dilanjutkan tes urine terhadap 21 Camat dan 151 Lurah.
Hasil sementara menunjukkan empat orang diduga positif narkoba.
"Ada empat orang, kami sudah tindak lanjuti. Tapi statusnya masih perlu dicek ulang di laboratorium untuk memastikan," ujar Wali Kota Medan, Minggu (4/5/2025).
Rico Waas menegaskan komitmennya dalam memberantas narkoba di lingkungan pemerintahan.
Ia tak segan mencopot jabatan Camat maupun Lurah yang terbukti menggunakan narkoba.
"Kalau terbukti, ya harus dicopot. Itu komitmen kita, tidak main-main," tegasnya.
Meski belum menyebutkan nama, Rico memastikan ada Camat dan Lurah yang terlibat.
"Hah, ada camat, ada lurah. Nanti ya, kita kasih tahu lagi. Harus ada sanksi berat," tambahnya.
Langkah ini menuai apresiasi namun juga sorotan dari DPRD Kota Medan.
Wakil Ketua DPRD, Hadi Suhendra, menyatakan tes urine itu harus disertai transparansi hasil kepada publik, agar tidak hanya menjadi formalitas.
"Kami apresiasi gebrakan Walikota, tapi masyarakat perlu tahu siapa yang positif. Harus ada sanksi tegas, termasuk pencopotan jabatan. Camat dan Lurah adalah contoh di tengah masyarakat," kata Hadi.
Tak hanya itu, Hadi juga mendorong tes serupa dilakukan secara rutin, termasuk terhadap para Kepala Lingkungan (Kepling) yang merupakan garda terdepan pelayanan kepada masyarakat.
"Kepling harus bebas narkoba. Kalau tidak, bagaimana bisa menjalankan tugas melayani warga secara profesional?" tegasnya.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk kasih sayang Pemko Medan kepada jajarannya, agar tidak ada yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan pribadi dan keluarga.*
(tm/a008)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Lapangan Abadi Blok Masela p
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih untuk menghadiri rapat terbatas di Kompleks Istana Kepr
NASIONAL
BANDA ACEH Seorang wanita berinisial NA (29), warga Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, ditemukan meninggal dunia d
PERISTIWA
BINJAI Anggota DPRD Kota Binjai dari Fraksi Gerindra, Ronggur Simorangkir, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Badan Narkotika Na
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat transformasi digital dengan menggandeng PT Artajasa Pembayaran Elektronis
EKONOMI
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Kota Binjai menjalin audiensi dengan Badan Amil Zakat Nasion
NASIONAL
MEDAN HiLo Strong Fest 2026 kembali digelar di Kota Medan sebagai bagian dari rangkaian festival olahraga yang berlangsung di 14 kota di
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa skema penggajian pegawai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
EKONOMI
MEDAN Putusan terhadap anak berinisial AL (12), pelaku pembunuhan terhadap ibu kandungnya di Kota Medan, Sumatera Utara, telah berkekuat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menyoroti mentalitas kerja aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai masih
NASIONAL