Gempa M5,0 Guncang Sinabang Aceh, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
ACEH Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, pada Minggu, 6 September 2026. Gempa terjadi pada siang ha
PERISTIWA
MEDAN – Pemerintah Kota Medan diguncang isu serius usai hasil tes urine mendadak yang dilakukan terhadap seluruh Camat dan Lurah se-Kota Medan menunjukkan adanya dugaan penyalahgunaan narkotika oleh sejumlah pejabat wilayah.
Tes urine dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya, dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan ini dimulai dengan senam pagi di halaman Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, lalu dilanjutkan tes urine terhadap 21 Camat dan 151 Lurah.
Hasil sementara menunjukkan empat orang diduga positif narkoba.
"Ada empat orang, kami sudah tindak lanjuti. Tapi statusnya masih perlu dicek ulang di laboratorium untuk memastikan," ujar Wali Kota Medan, Minggu (4/5/2025).
Rico Waas menegaskan komitmennya dalam memberantas narkoba di lingkungan pemerintahan.
Ia tak segan mencopot jabatan Camat maupun Lurah yang terbukti menggunakan narkoba.
"Kalau terbukti, ya harus dicopot. Itu komitmen kita, tidak main-main," tegasnya.
Meski belum menyebutkan nama, Rico memastikan ada Camat dan Lurah yang terlibat.
"Hah, ada camat, ada lurah. Nanti ya, kita kasih tahu lagi. Harus ada sanksi berat," tambahnya.
Langkah ini menuai apresiasi namun juga sorotan dari DPRD Kota Medan.
Wakil Ketua DPRD, Hadi Suhendra, menyatakan tes urine itu harus disertai transparansi hasil kepada publik, agar tidak hanya menjadi formalitas.
"Kami apresiasi gebrakan Walikota, tapi masyarakat perlu tahu siapa yang positif. Harus ada sanksi tegas, termasuk pencopotan jabatan. Camat dan Lurah adalah contoh di tengah masyarakat," kata Hadi.
Tak hanya itu, Hadi juga mendorong tes serupa dilakukan secara rutin, termasuk terhadap para Kepala Lingkungan (Kepling) yang merupakan garda terdepan pelayanan kepada masyarakat.
"Kepling harus bebas narkoba. Kalau tidak, bagaimana bisa menjalankan tugas melayani warga secara profesional?" tegasnya.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk kasih sayang Pemko Medan kepada jajarannya, agar tidak ada yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan pribadi dan keluarga.*
(tm/a008)
ACEH Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, pada Minggu, 6 September 2026. Gempa terjadi pada siang ha
PERISTIWA
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) akan segera mengeksekusi putusan Mahkamah Agung terhadap Alexander Halim alias Akua
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Delegasi Indonesia, Malaysia, dan Thailand mulai tiba di Kota Medan menjelang Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) IndonesiaMalaysiaT
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut potensi tsunami di sekitar Selat Sunda masih rendah setelah aktivi
PERISTIWA
KARO Kecelakaan lalu lintas ringan di Jalan KabanjaheTigapanah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengungkap keberadaan tanaman yang didu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah gunung api di Indonesia mengalami erupsi pada hari yang sama. Hingga Minggu, 6 September 2026 pukul 09.00 WIB, setidakn
PERISTIWA
JAKARTA Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan. Badan Meteorologi, Klimatolo
NASIONAL
JAKARTA Evaluasi terhadap kinerja kabinet menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai hal yang wajar. Eva
POLITIK
PEMATANGSIANTAR Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menangkap Frandika Adi Wijaya Ginting, 32 tahun, karena diduga menjual n
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Dua pria di Desa Sukadamai, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, diamankan polisi setelah diduga mencuri se
HUKUM DAN KRIMINAL