BREAKING NEWS
Kamis, 14 Mei 2026

Riwayat Pendidikan Gibran Dipertanyakan, Dosen IPB Ungkap Ijazah Hanya Setara SMP?

Raman Krisna - Rabu, 24 September 2025 14:49 WIB
Riwayat Pendidikan Gibran Dipertanyakan, Dosen IPB Ungkap Ijazah Hanya Setara SMP?
Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka. (foto: suara)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Sebuah tulisan kritis yang ditulis oleh Dr. Meilanie Buitenzorgy, dosen IPB University, tengah ramai diperbincangkan publik.

Tulisan yang beredar luas di media sosial itu mempertanyakan keabsahan riwayat pendidikanWakil PresidenGibran Rakabuming Raka, khususnya terkait penyetaraan ijazah luar negeri yang dimilikinya.

Baca Juga:
Dalam artikel tersebut, Meilanie merujuk pada Permendikbudristek No. 50 Tahun 2020 tentang Penyetaraan Ijazah Luar Negeri.

Ia menilai bahwa dokumen penyetaraan pendidikanGibran yang diterbitkan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) patut dipertanyakan keabsahannya, karena jenjang pendidikan yang diikuti Gibran di luar negeri dinilai tidak memenuhi syarat sebagai pengganti ijazah sekolah menengah atas.

Gibran diketahui menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Solo, sebelum melanjutkan ke Orchid Park Secondary School (OPSS) di Singapura dan UTS Insearch, sebuah program persiapan universitas di bawah University of Technology Sydney (UTS), Australia.

Namun menurut Meilanie, OPSS hanya menyediakan pendidikan setara kelas 7 hingga 10 di Indonesia (SMP dan satu tahun tambahan), bukan tingkat SMA.

Di sistem pendidikan Singapura, siswa umumnya melanjutkan ke junior college untuk mendapatkan sertifikat GCE A-Level, sebagai prasyarat masuk ke universitas.

Meilanie menyebut Gibran tidak memiliki sertifikat tersebut.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa UTS Insearch bukan lembaga pendidikan menengah atas dan tidak menerbitkan school leaving certificate yang sah secara administratif untuk disetarakan dengan ijazah SMA di Indonesia.

Baca Juga:
"Penyetaraan hanya berlaku untuk ijazahpendidikan dasar/menengah dalam sistem asing yang diakui sebagai school leaving certificate resmi," tulis Meilanie.

Ia juga menyoroti kemungkinan Gibran hanya memiliki sertifikat GCE O-Level, yang menurutnya tetap belum memenuhi standar jika nilai di beberapa mata pelajaran rendah.

Di Singapura, tidak ada standar kelulusan minimum sebagaimana di Indonesia, sehingga validitas setara SMP pun masih perlu dikaji berdasarkan transkrip nilai.

"Kalaupun Gibran punya sertifikat O-Level, bila banyak nilai di bawah standar, itu belum setara ijazah SMP Indonesia," tulisnya lagi.

Sementara itu, dalam proses pendaftaran Pilpres 2024 lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyatakan bahwa seluruh dokumen pencalonan Gibran, termasuk ijazahpendidikan, telah melalui proses verifikasi administratif.

Hingga kini tidak ada catatan resmi dari lembaga berwenang yang menyatakan dokumen pendidikanGibran tidak sah atau bermasalah.

Dalam situs resmi Pemerintah Kota Surakarta, tercantum bahwa Gibran adalah lulusan SMPN 1 Solo, melanjutkan ke OPSS Singapura, lalu mengikuti program persiapan universitas di UTS Insearch, sebelum menyelesaikan studi di University of Technology Sydney (UTS).

Tulisan Meilanie memicu perdebatan tajam di media sosial. Beberapa pihak menilai kritik tersebut perlu ditanggapi serius, terutama karena menyangkut pejabat publik setingkat wakil presiden.

Baca Juga:
Namun ada pula yang mempertanyakan motif dan relevansi isu ini, mengingat KPU telah menyatakan dokumen Gibran sah secara administratif.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Gibran Rakabuming maupun instansi pemerintah terkait belum memberikan tanggapan resmi atas tulisan tersebut.*

(gl/a008)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Full Senyum, RI Kantongi Rp8 Triliun dari Bill Gates!
Baznas Resmi Buka Beasiswa Cendekia Rusia 2025, Dukung Indonesia Emas 2045
Gugat Status Tersangka, Nadiem Makarim Hadapi Sidang Praperadilan di PN Jaksel 3 Oktober 2025
GPIB Gelar Technical Meeting Lomba Cerdas Cermat SLTA se-DKI Jakarta di SMAN 53
Jokowi Bagikan 500 Paket Sembako di Solo, Warga Antusias di Pasar Gede dan Bundaran Gladak
Puan Maharani Respons Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode: Pemilu Masih Jauh
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru