Prabowo: Kenapa Saya Dekat dengan Petani? Karena Saya Komandan Pasukan Tempur
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan kedekatannya dengan para petani saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak dan pelet
NASIONAL
MEDAN, – Dua kurir narkotika asal Aceh, Yafizham alias Tengku Hafiz alias Tgk Ibrahim bin Handaruddin dan Zulfikar alias Zulfikar Alamsyah alias Zulfikar bin Alamsyah, dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Medan.
Keduanya terbukti menyelundupkan sabu-sabu seberat 89,6 kilogram menggunakan mobil mewah BMW dan Mercedes.
Jaksa menyatakan, perbuatan kedua terdakwa memenuhi unsur Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.Baca Juga:
"Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa masing-masing dengan pidana mati," ucap JPU, Septian Napitupulu, di Ruang Sidang Cakra 3 Pengadilan Negeri Medan, Senin (15/12/2025).
Majelis hakim yang diketuai Yohana Timora Pangaribuan memberikan kesempatan kepada penasihat hukum terdakwa untuk mengajukan nota pembelaan (pleidoi) pada Kamis, 18 Desember 2025.
Kasus ini terungkap ketika Badan Narkotika Nasional (BNN) memperoleh informasi adanya mobil BMW membawa sabu dari Aceh menuju Sumatera Utara.
Petugas kemudian melakukan pengamatan dan penangkapan terhadap Yafizham di Medan Helvetia pada pukul 18.00 WIB. Dalam penggeledahan, ditemukan 30 bungkus sabu seberat 29,8 kg di bagasi BMW.
Hasil pengembangan lebih lanjut menunjukkan 60 bungkus sabu tambahan dengan berat 59,8 kg disembunyikan di mobil Mercedes Benz yang digunakan untuk mengangkut barang haram tersebut dari Aceh ke Medan.
Zulfikar ditangkap sebagai penyedia mobil Mercedes Benz untuk kegiatan penyelundupan ini.
Yafizham mengaku menjalankan bisnis narkotika ini sejak 2023 dan memperoleh upah Rp 1 miliar. Barang berasal dari seseorang bernama Munzir Sulaiman (DPO).
Kasus ini menjadi perhatian publik karena volume sabu yang sangat besar dan modus operandi yang memanfaatkan mobil mewah sebagai sarana penyelundupan.*
(dh)
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan kedekatannya dengan para petani saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak dan pelet
NASIONAL
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto memuji kinerja Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Pujian
NASIONAL
NGANJUK Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea mengatakan pembangunan Museum Ibu Marsinah dan Rumah S
NASIONAL
PONTIANAK SMAN 1 Sambas menyampaikan pernyataan sikap terkait polemik final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Ka
NASIONAL
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan status ibu kota negara masih bera
NASIONAL
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menegaskan aparat negara harus berpihak kepada rakyat dan tidak boleh menjadi alat kepentingan kelompo
NASIONAL
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memastikan akan melakukan pengawasan intensif terhadap penanganan kasus Kepala
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan institusinya telah memiliki 1.376 Satuan Pe
NASIONAL
MEDAN Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara memastikan tidak ada guru honorer atau non Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diberhentikan
PENDIDIKAN
JAKARTA Roy Suryo mengaku menghormati langkah Polda Metro Jaya dalam menangani kasus dugaan penyebaran informasi terkait ijazah Presiden
HUKUM DAN KRIMINAL