Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara Harli Siregar mengungkapkan langkah lanjut terkait kasus Amsal Christy Sitepu, yang divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Medan pada 1 April 2026.
Harli menegaskan bahwa pihaknya menghormati keputusan pengadilan dan akan mengevaluasi kasus ini dengan seksama.
Amsal, yang sebelumnya dijerat dalam dugaan korupsi proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo, sempat menjadi sorotan karena tuduhan pengkriminalisasian yang dilayangkan kepadanya.Baca Juga:
Majelis hakim memutuskan untuk membebaskan Amsal, setelah menilai bahwa dakwaan yang disampaikan oleh jaksa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan.
"Kami menghormati putusan pengadilan, meski kami tetap akan melakukan evaluasi atas perkembangan perkara ini, terutama menyangkut tindak lanjut mengenai dugaan intimidasi oleh oknum jaksa," ujar Harli Siregar usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis malam (2/4/2026).
Putusan bebas tersebut datang setelah Amsal dituding melakukan mark-up anggaran dalam proyek pembuatan video profil desa.
Namun, kasus ini menuai berbagai kontroversi, di mana sejumlah pihak menilai bahwa pengadilan tidak menghadirkan bukti-bukti yang sah di persidangan, termasuk saksi ahli dari auditor yang kompeten.
Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor PN Medan, Hakim Mohammad Yusafrihardi Girsang menyatakan bahwa Amsal tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
Keputusan ini mengarah pada pemulihan hak-hak Amsal, termasuk kedudukan dan martabatnya yang sempat tercemar selama proses hukum berjalan.
Harli Siregar mengapresiasi kinerja Komisi III DPR RI yang telah memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini.
Dalam RDP, Komisi III mendorong Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Kejaksaan Negeri Karo, yang dianggap tidak melaksanakan beberapa perintah pengadilan dengan baik.
Selain itu, Komisi III juga menginstruksikan agar pengusutan intimidasi yang dialami Amsal oleh sejumlah oknum jaksa dilakukan dengan tuntas.
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL