Asap Berbahaya Masih Menyelimuti Lokasi Kebakaran, Rico Waas Minta Warga Segera Mengungsi
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa yang menjerat Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq. Hari ini, penyidik memanggil 55 pegawai outsourcing sebagai saksi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan para saksi diperiksa terkait dugaan tindak pidana korupsi benturan kepentingan dalam pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
"Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Pemkab Pekalongan," ujarnya, Kamis (23/4/2026).Baca Juga:
Pemeriksaan dilakukan di Polres Pekalongan Kota. Para saksi berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan.
Selain itu, KPK juga memanggil pegawai outsourcing dari Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Koperasi dan UMKM, hingga Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Tak hanya itu, saksi juga berasal dari sejumlah instansi lain seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Sekretariat Daerah, Dinas Sosial, hingga rumah sakit daerah di Pekalongan.
Dalam perkara ini, KPK sebelumnya telah menetapkan Fadia Arafiq sebagai tersangka. Ia diduga terlibat dalam praktik korupsi proyek outsourcing melalui perusahaan yang berkaitan dengan keluarganya.
KPK menyebut, perusahaan bernama PT Raja Nusantara Berjaya didirikan oleh anak dan suami Fadia. Ia diduga menjadi pihak yang menerima manfaat (beneficial owner) dari perusahaan tersebut.
Dari hasil penyidikan, Fadia dan keluarganya diduga menerima aliran dana miliaran rupiah. Rinciannya, Fadia disebut menerima sekitar Rp5,5 miliar, sementara anggota keluarganya juga menerima sejumlah dana dalam jumlah besar.
Selain itu, penyidik juga menyita sejumlah kendaraan dari rumah dinas hingga lokasi lain, di antaranya mobil listrik, SUV, dan sedan mewah.
KPK mengungkap, perusahaan tersebut mendapatkan proyek outsourcing di 17 perangkat daerah, tiga rumah sakit daerah, serta satu kecamatan pada tahun 2025.
Atas perbuatannya, Fadia dijerat dengan pasal terkait tindak pidana korupsi dan gratifikasi sesuai Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.*
(d/dh)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi kepada Maluku Medan Bersatu (MMB) yang telah menunjukkan kepedulian so
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait berbagai kritik yang belakangan diarahkan kepada Sekretaris Kabinet (
NASIONAL
MONTERREY Timnas Jepang tampil perkasa saat menghadapi Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026. Samurai Biru sukses meraih kemenangan te
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pasokan batu bara untuk PT PLN (Persero) tetap dalam k
NASIONAL
DAIRI Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Nasional SidikalangMedan, tepatnya di Dusun Invaliden, Desa Peg
PERISTIWA
JAKARTA Polemik posisi partai penyeimbang yang disematkan kepada PDI Perjuangan kembali memanas di ruang politik nasional. Sejumlah el
POLITIK
BANDA ACEH Satu korban insiden ledakan di Kapal Aceh Hebat (AH) 2, Fakhri Herdieco, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di
PERISTIWA
MEDAN Kebakaran pabrik plastik dan mainan di kawasan Medan Johor, Kota Medan, hingga Minggu (21/6/2026) siang masih belum sepenuhnya pad
PERISTIWA
JAKARTA Tiga negara dipastikan sudah lebih dulu mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyelesaikan matchday kedu
OLAHRAGA