Korban Gempa M 7,7 NTT Terus Bertambah: 20 Orang Tewas, Dua Warga Diduga Masih Tertimbun
NTT Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 15 Agus
PERISTIWA
JAKARTA — Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mempertanyakan proses hukum kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang disidangkan di Pengadilan Militer.
Pernyataan itu disampaikan Megawati saat memberikan pidato dalam Sidang Senat Pengukuhan Profesor Emeritus Arief Hidayat di Universitas Borobudur, Jakarta, Sabtu, 2 Mei 2026.
Megawati mengaku heran dengan penanganan perkara yang melibatkan korban sipil tersebut, namun justru diproses melalui peradilan militer.Baca Juga:
Ia mempertanyakan dasar hukum pemilihan forum pengadilan dalam kasus itu.
"Saya prihatin sekali masalah anak yang disiram air keras. Lho kok lucu ya? Ini pertanyaan bagi para orang pintar, apakah harus pengadilan militer atau pengadilan sipil?" kata Megawati.
Ia menegaskan bahwa korban sebagai warga sipil memiliki hak yang sama di hadapan hukum, termasuk untuk memperoleh kejelasan mengenai jalannya proses peradilan.
"Bolehkah korban meminta pengadilan apa yang dia inginkan? Kok tiba-tiba masuknya ke pengadilan militer?" ujarnya.
Megawati juga menyoroti prinsip kesetaraan hukum bagi seluruh warga negara. Menurut dia, proses hukum seharusnya berjalan transparan dan tidak menyisakan ketidakpastian.
"Setiap warga negara mempunyai hak yang sama di mata hukum," katanya.
Dalam pidatonya, Megawati menggambarkan kondisi penegakan hukum di Indonesia yang menurutnya masih tidak konsisten dan membutuhkan pembenahan serius oleh para penegak hukum dan akademisi.
"Hukum itu harus paripurna. Kalau salah ya salah, kalau tidak ya tidak, bukan permainan," ujarnya.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sendiri mulai disidangkan di Pengadilan Militer pada 29 April 2026.
NTT Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 15 Agus
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan menggelar gotong royong serentak di 21 kecamatan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdeka
PEMERINTAHAN
MEDAN Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melimpahkan tahap II perkara dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang merupakan pe
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Peringatan Hari Damai Aceh ke21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu, 15 Agustus 2026, diwarnai kericuhan. Kegiata
PERISTIWA
MEDAN Pendataan dan pendaftaran pada portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kota Medan masih tergolong rendah. Hingga Jumat, 15 Agust
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang pembacaan surat tuntutan terhadap empat terdakwa kasus dugaan korupsi penjualan aluminium PT Indonesia Asahan Aluminium (In
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatra mencapai Rp100,17 triliu
EKONOMI
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyampaikan duka dan keprihatinan mendalam atas gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tengg
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar sidang paripurna dengan agenda mende
PEMERINTAHAN
MEDAN PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN meluncurkan sekitar 9.800 Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) CoBranding bersama Universit
EKONOMI