Prakiraan Cuaca Sumut Hari Ini, Jumat 3 Juli 2026: Sebagian Besar Wilayah Berawan
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Sumatera Utara akan didominasi
NASIONAL
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara periode 2018–2025, Stanley Cicero Haggard Tuapattina, sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pemeriksaan terhadap Stanley dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama SC selaku Kepala BBPJN Sumut 2018–2025," kata Budi kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).Baca Juga:
Stanley sebelumnya juga telah dihadirkan dalam persidangan kasus tersebut dengan terdakwa Heliyanto, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker BBPJN I Wilayah Sumut. Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Medan, Stanley mengakui menerima uang dari pejabat lain di lingkungan proyek.
Ia menyebut menerima total Rp 375 juta dari Dicky Erlangga yang menjabat Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah I Medan. Uang tersebut diberikan dalam tiga tahap.
"Uang saya terima dari Dicky Erlangga sebesar Rp 375 juta. Pemberian pertama Rp 150 juta, kedua Rp 150 juta, dan ketiga Rp 75 juta. Uang tersebut untuk biaya operasional," kata Stanley dalam persidangan yang dikutip, Selasa (12/5/2026).
Selain itu, Stanley juga mengakui pernah memberikan uang sebesar USD 5.100 kepada Darwanto yang menjabat Kepala Biro Barang Milik Negara di lingkungan Sekretariat Jenderal Kementerian PUPR. Uang tersebut disebut untuk kebutuhan acara pernikahan keluarga pejabat.
"Saya ditelepon tiga kali oleh Darwanto. Dia salah satu panitia acara nikah anaknya Sekjen PUPR," ujarnya.
Kasus korupsi proyek jalan di Sumut ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Juni 2025. Dari pengembangan kasus, KPK menetapkan lima tersangka, termasuk mantan Kadis PUPR Sumut Topan Ginting.
Selain itu, turut ditetapkan pula sejumlah pihak lain dari unsur pejabat hingga swasta yang diduga terlibat dalam proyek pembangunan jalan tersebut.
Topan Ginting sendiri telah menjalani proses persidangan dan dijatuhi hukuman 5 tahun 6 bulan penjara serta denda Rp 200 juta oleh Pengadilan Tipikor Medan.
KPK menegaskan masih terus mendalami aliran dana dan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.*
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Sumatera Utara akan didominasi
NASIONAL
JAKARTA Dua advokat berinisial HS dan PN dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran UndangUndang Nomor 27 Tahun 2022 tentang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyoroti kondisi petani Indonesia yang dinilainya semakin terdesak aki
EKONOMI
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto melepas langsung kepulangan Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, usai kunjungan kenegaraan di In
NASIONAL
JAKARTA Mantan Presiden Republik Indonesia ke7, Joko Widodo (Jokowi), dipastikan akan menghadiri sidang lanjutan perkara dugaan ijazah
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan kasus gratifikasi yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Maj
NASIONAL
JAKARTA Sebanyak 30.000 manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dijadwalkan mulai ditempatkan di berbagai daerah pada Agust
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan di RSU
PEMERINTAHAN
MEDAN Tim penasihat hukum (PH) tiga terdakwa kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Fa
HUKUM DAN KRIMINAL
BENER MERIAH Sebanyak 135 Reje Kampung (Kepala Desa) terpilih periode 20262032 resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya dalam pro
PEMERINTAHAN