BREAKING NEWS
Kamis, 14 Mei 2026

Viral Guru Ngaji Ini Ungkap Titik Transaksi Narkoba di Deli Serdang, Malah Diteror Keluarga Pelaku

Johan - Kamis, 14 Mei 2026 18:17 WIB
Viral Guru Ngaji Ini Ungkap Titik Transaksi Narkoba di Deli Serdang, Malah Diteror Keluarga Pelaku
Halimah Tusadiyah, guru ngaji di dekat Rumah Tahfiz Al-Qur’an Ar Rahma, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, mengalami intimidasi dari pihak keluarga terduga pelaku narkoba. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG – Aksi seorang guru ngaji bernama Halimah Tusadiyah (HT) yang membongkar dugaan lokasi transaksi narkoba di dekat Rumah Tahfiz Al-Qur'an Ar Rahma, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, viral di media sosial.

Tidak lama setelah pengungkapan itu, HT disebut sempat mendapat teror dari pihak yang diduga terkait jaringan pengedar.

Dalam video yang beredar sejak Selasa, 12 Mei 2026, Halimah bersama kepala desa setempat menunjukkan sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba di sekitar kawasan rumah tahfiz.

Baca Juga:

Aksi tersebut kemudian memicu perhatian publik dan aparat kepolisian.

Kasat Narkoba Polres Deli Serdang, Kompol Ferry Kusnadi, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah video tersebut viral.

Dua orang yang diduga sebagai pengedar narkoba, berinisial AA dan AS, berhasil diamankan dalam operasi lanjutan.

"Petugas mengamankan dua pria sesuai ciri-ciri laporan masyarakat saat berada di lokasi," kata Ferry, Kamis, 14 Mei 2026.

Dari penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain plastik klip berisi sabu dengan berat bruto 2,40 gram, alat isap, dompet, serta uang tunai hasil transaksi sebesar Rp317 ribu.

Ferry menambahkan, setelah pengungkapan kasus tersebut, guru ngaji HT sempat mengalami intimidasi dari pihak keluarga terduga pelaku.

Polisi kemudian memberikan perlindungan untuk mencegah terjadinya eskalasi di lapangan.

"Kami melakukan pengamanan dan penghalauan terhadap warga yang tidak mendukung proses penegakan hukum," ujarnya.

Sementara itu, HT mengaku bersyukur atas respons cepat kepolisian. Ia berharap penindakan terhadap peredaran narkoba di wilayahnya tidak berhenti pada kasus ini saja.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
TAUD Kritik Keras Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Sebut Jadi ‘Sandiwara Peradilan’
Yusril Tegaskan Pemerintah Tak Pernah Larang Nobar Film Pesta Babi: Biarkan Publik Menonton dan Menilai
26 WNI Ditangkap di Malaysia, Diduga Gunakan Identitas Palsu Demi Bekerja
Hakim Beri Izin Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Ini Syarat Ketatnya
Menkomdigi Ungkap Fakta Mengejutkan: Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judol, 80 Ribu di Bawah Usia 10 Tahun
150 Kilogram Ganja dari Mandailing Natal Disergap di Agam, BNNP Sumbar Tangkap 4 Pelaku
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru