Prabowo Klaim SWF Indonesia Tembus Top 5 Dunia, Aset Capai US$1.000 Miliar: Lampaui Qatar dan Singapura
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto mengklaim Indonesia kini memiliki sovereign wealth fund (SWF) atau dana kekayaan negara yang masuk lim
EKONOMI
JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memastikan akan melakukan pengawasan intensif terhadap penanganan kasus Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Kutai Kartanegara, AKP Yohanes Bonar Adiguna, yang ditangkap terkait dugaan keterlibatan dalam peredaran gelap narkotika.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan pengusutan perkara yang saat ini ditangani Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur akan mendapat pengawasan langsung dari Mabes Polri.
"Penanganan kasus tersebut oleh Ditresnarkoba Polda Kaltim akan dilakukan pemantauan secara intensif oleh jajaran Dittipidnarkoba Bareskrim Polri," kata Eko Hadi Santoso dalam keterangannya, Sabtu, 16 Mei 2026.Baca Juga:
Selain melakukan pengawasan, Bareskrim Polri juga akan memberikan dukungan penuh dalam pengembangan perkara tersebut.
Menurut Eko Hadi Santoso, langkah itu dilakukan untuk memastikan proses hukum berjalan transparan sekaligus membuka kemungkinan pengembangan kasus terhadap jaringan narkotika yang lebih luas.
Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur menangkap AKP Yohanes Bonar Adiguna yang saat ini menjabat sebagai Kasatresnarkoba Polres Kutai Kartanegara.
Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Yuliyanto membenarkan penangkapan tersebut.
"Yang bersangkutan diamankan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim," ujar Yuliyanto.
Namun, pihak kepolisian belum menjelaskan secara rinci kronologi penangkapan maupun konstruksi perkara karena penyidik masih melakukan pendalaman.
Kasus ini mencuat di tengah pengusutan dugaan keterlibatan sejumlah aparat kepolisian dalam jaringan narkotika di wilayah Kalimantan Timur.
Sebelumnya, Bareskrim Polri juga menangani kasus mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang, yang diduga terlibat jaringan narkoba yang dikendalikan bandar bernama Ishak.
Kasus tersebut kini menjadi perhatian publik karena melibatkan aparat penegak hukum yang seharusnya berada di garda terdepan dalam pemberantasan narkotika.*
(km/ad)
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto mengklaim Indonesia kini memiliki sovereign wealth fund (SWF) atau dana kekayaan negara yang masuk lim
EKONOMI
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan memperluas akses pembiayaan murah bagi masyarakat melalui jaringan Koperasi
EKONOMI
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menegaskan perlunya pembenahan internal di seluruh aparat penegak hukum sebagai langkah memperkuat kep
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Eks Wakil Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) periode 20142019, Budianto Tarigan, melontarkan kritik keras terhadap Preside
POLITIK
JAKARTA Kuasa hukum Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin, memprotes beredarnya informasi yang menyebut berkas perkara dugaan tudingan ijazah p
HUKUM DAN KRIMINAL
TUBAN Kepala Kepolisian Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo menyampaikan aspirasi para petani kepada Presiden Prabowo Subianto terka
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara tasyakuran hari ulang tahun ke84 Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI
NASIONAL
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih dan prihatin atas masih ditemukannya dugaan penyelewengan yang dilakukan oleh sejumlah p
NASIONAL
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan men
EKONOMI
JAKARTA Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Guntur Romli merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa Presiden perta
POLITIK