Sumut Bentuk 6.100 Koperasi Merah Putih, 98 Persen Sudah Terintegrasi Sistem Digital
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) terus mempercepat realisasi program Koper
EKONOMI
MEDAN – Aksi pencurian emas batangan di sebuah toko emas di Kota Medan terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial.
Seorang pria yang berpura-pura menjadi pembeli berhasil membawa kabur emas batangan seberat 150 gram dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.
Peristiwa tersebut terjadi di Toko Mas Agung, Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, pada Sabtu (23/5/2026).Baca Juga:
Dalam rekaman CCTV yang beredar, pelaku terlihat datang ke toko dengan mengenakan helm dan masker.
Awalnya, pria tersebut berpura-pura hendak membeli emas batangan dan meminta untuk melihat barang yang akan dibelinya.
Pelaku bahkan sempat memotret emas batangan menggunakan telepon genggam dengan alasan memeriksa atau memastikan keaslian produk yang ditawarkan.
Namun, setelah emas berada di tangannya, pelaku diduga langsung memanfaatkan kelengahan karyawan toko untuk melarikan diri.
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan, mengatakan pelaku memperoleh emas batangan tersebut dalam dua tahap.
Menurutnya, karyawan toko menyerahkan emas kepada pelaku tanpa mengenal identitas yang bersangkutan secara jelas.
"Dari hasil pemeriksaan, emas diberikan dua kali. Awalnya emas batangan 50 gram, kemudian disusul emas batangan 100 gram," ujar Poltak Tambunan, Senin (25/5/2026).
Setelah kedua emas batangan itu berada dalam penguasaannya, pelaku langsung kabur dari lokasi sambil membawa seluruh emas yang sebelumnya diperlihatkan oleh karyawan toko.
Akibat kejadian tersebut, pemilik toko mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp400 juta.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa rekaman CCTV, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna mengidentifikasi dan memburu pelaku.
Poltak menyayangkan respons karyawan toko yang dinilai kurang sigap saat kejadian berlangsung.
Menurutnya, setelah pelaku melarikan diri, tidak ada upaya spontan seperti berteriak meminta pertolongan warga sekitar yang berpotensi membantu menghentikan aksi pelaku.
"Kalau saat itu langsung berteriak, kemungkinan warga sekitar bisa membantu. Dari hasil pengecekan, motor yang digunakan pelaku terparkir tidak jauh dari lokasi," katanya.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku dan melacak keberadaan emas batangan yang dibawa kabur.
Kasus tersebut kembali menjadi pengingat bagi pelaku usaha perhiasan dan toko emas agar meningkatkan sistem keamanan serta lebih berhati-hati saat melayani calon pembeli yang belum dikenal.*
(d/ad)
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) terus mempercepat realisasi program Koper
EKONOMI
MEDAN Mantan Camat Medan Polonia, Irfan Asardi Siregar, dituntut pidana penjara selama 2 tahun dalam perkara dugaan korupsi anggaran bah
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengadilan Militer Tinggi I Medan menguatkan putusan Pengadilan Militer I02 Medan terhadap anggota TNI, Sertu Riza Pahlivi, dalam
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya digitalisasi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) sebagai upaya
PEMERINTAHAN
MEDAN Rombongan peserta dan ofisial Piala ASEAN Football Federation (AFF) U19 Championship 2026 mulai berdatangan ke Sumatera Utara men
OLAHRAGA
BANDA ACEH Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh mengintensifkan patroli malam
NASIONAL
Oleh Jimmy EndeySALAH satu adagium hukum yang paling terkenal adalah lebih baik membebaskan seribu orang yang bersalah daripada menghukum
OPINI
JAKARTA Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menghadiri langsung Rapat Dengar Pendapat (RDP) Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat
PEMERINTAHAN
SOLO Presiden ke7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, dikabarkan mendapat tawaran untuk terlibat dalam proyek film kolosal yang mengangkat sej
NASIONAL
YOGYAKARTA Presiden ke5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengaku telah menonton film dokumenter Pesta Ba
NASIONAL