Ribuan Hektare Sawah Rusak di Aceh Mulai Pulih, Rehabilitasi Capai 14.799 Hektare
ACEH Upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunj
PERTANIAN AGRIBISNIS
TAPUT – Dua mantan Bupati Tapanuli Utara (Taput) berinisial REN dan NN dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Ketua Perkumpulan Pengawas Penyelenggara Negara RI (PPPN RI), Ganda Tampubolon.
Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan jabatan dalam perubahan status lahan dari Hak Guna Usaha (HGU) menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM).
Baca Juga:
Tanah itu disebut berasal dari masyarakat Pohan Tonga dan kemudian dikaitkan dengan sejumlah perusahaan serta pihak lain.
Hal tersebut disampaikan Ganda pada Sabtu (20/6/2026).
Ia menyebut perubahan status lahan itu berpotensi menimbulkan kerugian negara serta memicu konflik agraria berkepanjangan di masyarakat.
Menurut Ganda, mantan Bupati Taput REN pada tahun 2003 mengajukan pembebasan lahan sekitar 20 hektare untuk kepentingan investasi sejumlah perusahaan, yakni PT Alami Agro Industri, PT Investasi Agro Tapanuli, dan Cafe Tia, dengan dasar HGU kepada Menteri Kehutanan RI.
"Dalam surat tersebut dinyatakan bahwa Pemkab Taput telah menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan dan penataan ruang. Namun, surat permohonan tersebut tidak ditanggapi karena tidak ada kewenangan Menteri Kehutanan atas tanah dimaksud dan kewenangan berada pada pemerintah daerah," ujar Ganda.
Ia menambahkan, dalam kasus serupa pada tahun 1989, masyarakat Desa Pariksabungan pernah mengajukan permohonan pengembalian lahan kepada Kementerian Kehutanan, namun juga tidak direspons karena bukan kewenangan kementerian.
Ganda kemudian menyoroti adanya kejanggalan terkait terbitnya Sertifikat Hak Milik (SHM).
Ia menyebut SHM sudah muncul pada tahun 2001 atas nama keluarga REN, sementara permohonan resmi ke Kementerian Kehutanan baru dilakukan pada 2002 dan 2003.
"Ironisnya, permohonan mantan Bupati REN kepada Menteri Kehutanan RI diajukan pada tahun 2002 dan 2003, namun Sertifikat Hak Milik sudah muncul pada tahun 2001 atas nama keluarganya. Sehingga patut diduga anggaran yang disiapkan Pemkab Tapanuli Utara untuk pembebasan lahan dan penataan ruang masuk ke kantong REN dan keluarganya," ujar Ganda.
Ia juga mengungkap dugaan keterlibatan mantan kepala desa dalam proses perubahan status lahan tersebut.
Menurutnya, pada tahun 2001 terdapat perubahan kepemilikan yang mengarah pada keluarga REN.
"Sehingga patut diduga ada kerja sama oknum mantan kepala desa Pariksabungan yang menyalahgunakan jabatan dan wewenang," katanya.
Ganda menyebut perubahan status lahan itu memicu konflik berkepanjangan antara masyarakat Desa Pariksabungan, Pohan Tonga, dan Desa Lobu Siregar, bahkan disebut telah menelan korban jiwa.
Selain itu, ia juga menyinggung dugaan penguasaan lahan lain, termasuk tanah hutan lokasi Pramuka seluas sekitar 20 hektare yang diduga dikuasai pihak tertentu, serta lahan 1,5 hektare yang diklaim sebagai aset negara tanpa alas hak yang jelas.
Ia turut meminta KPK dan Kejaksaan Agung turun tangan mengusut tuntas berbagai dugaan penyimpangan tersebut.
"Sepanjang pemerintahan NN selama dua periode, marak masalah tanah," tegas Ganda.
Sementara itu, Kepala Desa Pohan Tonga, A. Siahaan, menyatakan bahwa pada masa Bupati REN, lahan tersebut masih berstatus HGU. Namun kini telah berubah menjadi SHM.
"Tapi saat ini sudah terbit Sertifikat Hak Milik (SHM) di lokasi 20 hektare. Ini perlu dipertanyakan," ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, dua mantan Bupati Taput berinisial REN dan NN belum memberikan tanggapan terkait dugaan tersebut.*
(mi/ad)
ACEH Upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunj
PERTANIAN AGRIBISNIS
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menerima kunjungan silaturahmi jajaran Program Keluarg
PEMERINTAHAN
ASAHAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna untuk mendengarkan pendapat akhir fraksifraksi
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Smartboard senilai Rp29,5 miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat mengungkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., meminta aparat penegak huku
HUKUM DAN KRIMINAL
PEMATANGSIANTAR Tiga tersangka yang sempat masuk daftar pencarian dalam kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pria di kawasan Taman
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Aksi petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Sumatera Utara, Jeka Saragih, yang turun langsung memperbaiki jalan provinsi di dekat
NASIONAL
BANDA ACEH Bhayangkara Fest 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 terus menghadirkan berbagai kegiatan mena
NASIONAL
PURWOKERTO Jajaran rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama mahasiswa menyatakan penolakan terhadap program Makan Bergiz
PERISTIWA
MEDAN Ratusan mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Senin (22/6/2026
PERISTIWA