BREAKING NEWS
Jumat, 03 Juli 2026

Usai OTT Bupati Langkat, KPK Segel Ruang Kerja dan Kamar Tidur Ondim

Adelia Syafitri - Jumat, 03 Juli 2026 16:44 WIB
Usai OTT Bupati Langkat, KPK Segel Ruang Kerja dan Kamar Tidur Ondim
Ruang kerja Bupati Langkat, Syah Afandin disegel KPK, Jumat (3/7/2026).(Foto: TRIBUN MEDAN/Muhammad Anil Rasyid)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel ruang kerja Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim di Kantor Bupati Langkat serta kamar tidurnya di rumah dinas usai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan terhadap kepala daerah tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Langkat, Amril, mengatakan penyegelan dilakukan pada Kamis (2/7/2026). Menurutnya, petugas KPK memasang tanda penyegelan di sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan proses penyidikan.

"Kalau melihat keterangan pada tanda penyegelan, dilakukan semalam," ujar Amril, Jumat (3/7/2026).

Baca Juga:

Amril menjelaskan, ruangan yang disegel meliputi ruang kerja Bupati Langkat di kompleks Kantor Bupati serta kamar tidur yang berada di rumah dinas kepala daerah.

"Yang disegel ruang kerja di Kantor Bupati dan kamar tidur di rumah dinas," katanya.

Meski demikian, Amril enggan memberikan penjelasan lebih jauh terkait satu aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Langkat yang turut diamankan dalam operasi senyap tersebut.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, operasi tangkap tangan dilakukan di tiga wilayah, yakni Kabupaten Langkat, Kota Binjai, dan Kota Medan.

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan tujuh orang yang terdiri atas Bupati Langkat Syah Afandin, seorang ASN Pemerintah Kabupaten Langkat, serta lima orang dari pihak swasta.

"Sebanyak tujuh orang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan yang berlangsung di wilayah Langkat, Binjai, dan Medan," kata Budi.

Selain mengamankan para pihak, penyidik KPK juga menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang diduga merupakan bagian dari fee proyek.

Menurut KPK, uang tersebut diduga diberikan oleh pihak swasta kepada Bupati Langkat dalam kaitannya dengan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.

Saat ini, Syah Afandin telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif. KPK masih mendalami dugaan tindak pidana korupsi serta peran masing-masing pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Di Tengah OTT KPK terhadap Bupati Langkat, Nobar Piala Dunia Tetap Digelar, Sekda Buka Suara
Raja Juli Beberkan Kronologi Amplop Bupati Kuansing, Klaim Dikembalikan 17 Hari Sebelum OTT KPK
Terjaring OTT KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di Gedung Merah Putih, Dugaan Suap Proyek Diusut
KPK Tangkap Bupati Langkat di Rumah Pribadi, OTT Digelar di Langkat, Binjai, dan Medan
Terjaring OTT KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut
APDESU Desak KPK Evaluasi SPMB Batu Bara, Dugaan Gratifikasi dan Jual Beli Kursi Disorot
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru