Kepala BNN Deli Serdang Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan Tahanan, Polda Sumut Buka Suara
MEDAN Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Deli Serdang, Josua Tampubolon, dilaporkan ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara ata
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA – Kasus dugaan penganiayaan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha terus bergulir.
Polresta Yogyakarta kembali menetapkan 14 tersangka baru sehingga jumlah tersangka dalam perkara ini bertambah menjadi 27 orang.
Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Yogyakarta, Iptu Apri Sawitri mengatakan, para tersangka yang baru ditetapkan memiliki peran yang berbeda-beda.Baca Juga:
"Peran masing-masing yang kita tetapkan sebagai tersangka di antaranya 10 orang pengasuh sama seperti sebelumnya (penetapan tersangka sebelumnya) 11 orang pengasuh kita tetapkan tersangka total 21 orang pengasuh dari kelas baby sampai kelas TK," ujar dia, Senin (6/7/2026).
Selain pengasuh, polisi juga menetapkan seorang satpam dan petugas kebersihan sebagai tersangka.
Menurut Apri, keduanya diduga mengetahui adanya dugaan tindak pidana namun tidak melaporkannya.
"Terkait satpam dan yang bersih-bersih di dalam UU Perlindungan anak ada kata-kata membiarkan seharusnya kalau mengetahui ada tindak pidana melaporkan ke pihak kepolisian," ujar dia.
Apri belum menjelaskan apakah ke-14 tersangka baru tersebut langsung ditahan.
Ia mengatakan proses pemeriksaan terhadap para tersangka masih berlangsung.
"Pemanggilannya 14 orang hari ini, saat ini masih pemeriksaan," ujarnya.
Dengan penambahan ini, total tersangka dalam kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha menjadi 27 orang.
Sebelumnya, polisi telah menetapkan 13 tersangka yang terdiri atas satu kepala yayasan, satu kepala sekolah, dan 11 orang pengasuh.
Sementara itu, proses hukum terhadap para tersangka yang lebih dahulu ditetapkan juga telah memasuki tahap berikutnya.
Penyidik kepolisian telah melimpahkan tersangka beserta barang bukti kepada Kejaksaan Negeri Kota Yogyakarta dan Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Yogyakarta, Hartono mengatakan berkas perkara telah dinyatakan lengkap atau P21 setelah melalui pemeriksaan jaksa.
"Berdasarkan pemeriksaan formal maupun material yang dilakukan JPU berkas perkara dari penyidik Polresta Yogyakarta telah dinyatakan lengkap atau P21," ujar Hartono.
Untuk menangani perkara tersebut, Kejari Kota Yogyakarta membentuk tim gabungan jaksa penuntut umum bersama Kejati DIY.
Langkah itu dilakukan mengingat jumlah tersangka dalam perkara ini cukup banyak dan penanganannya dinilai memerlukan koordinasi yang lebih intensif.
Kasus dugaan penganiayaan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha menjadi perhatian publik karena melibatkan puluhan orang yang bekerja di lingkungan penitipan anak.
Proses penyidikan terhadap para tersangka baru masih terus berlangsung.* (km/ad)
MEDAN Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Deli Serdang, Josua Tampubolon, dilaporkan ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara ata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengapresiasi aksi swadaya masyarakat yang bergotong royong memperbaiki Jalan dan Jemb
NASIONAL
YOGYAKARTA Kasus dugaan penganiayaan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha terus bergulir. Polresta Yogyakarta kembali menetapk
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Di tengah sorotan publik terhadap perkara hukum yang menjerat Bupati Langkat nonaktif Syah Afandin di Komisi Pemberantasan Korupsi
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyayangkan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Upaya pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tidak hanya difokuskan pada pembangunan kembali infrast
NASIONAL
JAKARTA Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia menjadi langkah lanjutan dari kunjungan balasan Presiden RI Prabowo S
NASIONAL
MEDAN Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., bersama Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., Ketua TP
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menegaskan bahwa disiplin dalam pengelolaan anggaran menjadi ku
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan Daerah (BPKPD) memberlakukan program penghapusan
PEMERINTAHAN