Nama AKBP Syarif Muncul di Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi, dr Tifa Terkejut
JAKARTA Kemunculan nama AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada perkara dugaan pencemaran na
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama PT Pegadaian melakukan pengujian terhadap barang bukti berupa 74 kilogram emas batangan yang disita dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan keaslian, kadar, serta berat emas yang menjadi barang bukti dalam perkara tersebut.
"Hari ini dilakukan uji terhadap barang bukti berupa emas yang ditemukan sebanyak 74 keping atau setara dengan 74 kilogram," ujar Budi Hermanto kepada wartawan, Senin (13/7/2026).Baca Juga:
Pengujian dilakukan oleh tim Laboratorium Emas (G-Lab) PT Pegadaian. Kepala Departemen Operasional G-Lab PT Pegadaian, Rubika Giovani Malewa, menjelaskan pemeriksaan diawali dengan identifikasi fisik terhadap seluruh emas batangan yang telah diamankan penyidik.
"Dari PT Pegadaian akan dilakukan pengujian secara teknis terhadap barang bukti berupa emas. Yang pertama kami identifikasi keasliannya, kemudian kami cek kadar dan beratnya," kata Rubika.
Ia menyebutkan sebanyak 74 keping emas tersebut masing-masing diperkirakan memiliki berat sekitar satu kilogram.
Barang bukti emas itu diperoleh penyidik dalam rangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan perkara dugaan korupsi tersebut.
Sebelumnya, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri melakukan penggeledahan di 12 lokasi, mulai dari kawasan Cipete, Jakarta Selatan hingga Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dari penggeledahan di sebuah rumah di kawasan Sentul, penyidik menyita 74 kilogram emas batangan, uang tunai dalam mata uang dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, rupiah, sejumlah dokumen, telepon genggam, serta barang lainnya. Nilai uang tunai yang diamankan dari lokasi tersebut dikonversi mencapai sekitar Rp476 miliar.
Sementara dari penggeledahan di kawasan Cipete, penyidik juga mengamankan uang tunai dalam berbagai mata uang dengan nilai sekitar Rp60 miliar, serta puluhan barang bukti lain dari sebuah money changer yang jika dikonversikan bernilai sekitar Rp7,2 miliar.
Dalam perkara ini, Kortastipidkor Polri telah menetapkan Febrie Adriansyah dan Don Ritto sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan perkara batu bara, PT Asabri, dan PT Krakatau Steel.
Proses hukum selanjutnya telah dilimpahkan kepada Kejaksaan Agung. Penanganan perkara tersebut juga berada dalam supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta mendapat pengawasan dari Komisi III DPR RI melalui pembentukan Panitia Kerja (Panja).* (d/dh)
JAKARTA Kemunculan nama AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada perkara dugaan pencemaran na
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak berebut bahan pokok dengan masyarakat,
EKONOMI
JAKARTA Salah satu keluhan terbesar pengguna ponsel layar lipat selama ini adalah bekas lipatan atau crease yang masih terlihat di bagia
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Beban dapur masyarakat dipastikan semakin berat. Harga pangan nasional di pasar tradisional dilaporkan melonjak tajam pada hampi
EKONOMI
KARO Kasus kekerasan tragis kembali terjadi di kawasan wisata alam Sumatera Utara. Seorang remaja pendaki Gunung Sibayak berinisial RCH
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kasus hukum yang menjerat Ranning Alamer Muslim Cibro dan Aziz Apandi Silalahi menyisakan cerita pilu sekaligus kritik tajam terha
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANG PARIAMAN Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengambil langkah radikal untuk memulihkan k
NASIONAL
BOGOR Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar pertemuan strategis dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar
NASIONAL
JAKARTA Nama advokat muda Yuenchi Arwindi mendadak menjadi sorotan publik. Ia dituding ikut terlibat dalam pusaran kasus dugaan korupsi
HUKUM DAN KRIMINAL
OlehDarwin DarmawanPENYAIR satiris Romawi, Juvenal, pernah menceritakan kisah tentang seorang suami yang begitu curiga terhadap kesetiaan i
OPINI