BREAKING NEWS
Sabtu, 25 Juli 2026

Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Kejagung, Deni Kailimang: Dibutuhkan Sosok Seperti Baharuddin Lopa

Adelia Syafitri - Jumat, 24 Juli 2026 18:34 WIB
Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Kejagung, Deni Kailimang: Dibutuhkan Sosok Seperti Baharuddin Lopa
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah menyampaikan keterangan saat konferesi pers di Gedung Jampidus, Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/7/2026). (foto: CNBC/Faisal Rahman)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Advokat senior Deni Kailimang menilai penanganan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menjadi ujian besar bagi Kejaksaan Agung.

Menurutnya, proses hukum tersebut membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki integritas tinggi seperti almarhum Baharuddin Lopa.

"Harus ada suatu benar-benar ya suatu pimpinan yang seperti Lopa yang bisa seperti Hugeng yang benar-benar bisa mengayomi para aparat penegak hukum," kata Deni, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga:

Menurut Deni, harapan tersebut muncul karena perkara yang melibatkan Febrie Adriansyah kini ditangani oleh Kejaksaan Agung sendiri.

Kondisi itu, menurutnya, menjadi tantangan tersendiri bagi institusi penegak hukum untuk membuktikan independensi dalam menangani perkara yang melibatkan mantan pejabat internal.

Deni menyoroti beratnya tanggung jawab moral yang kini diemban para jaksa penyidik.

Ia menilai, profesionalisme, transparansi, dan kemandirian penyidik menjadi faktor utama agar proses hukum berjalan objektif serta tidak menimbulkan anggapan adanya perlakuan istimewa.

"Bagaimana hati nurani mereka untuk bisa menangani perkara ini secara profesional, transparan, mandiri. Nah ini penting ini. Institusi ini saya rasa dicoba. Ini menjadi cobaan mereka apakah mereka bisa meng-clearkan kasus ini atau tidak," ujarnya.

Menurut Deni, kasus tersebut menjadi momentum penting bagi Kejaksaan Agung untuk menunjukkan komitmennya dalam menegakkan hukum tanpa memandang jabatan maupun kedekatan dengan pihak yang diperiksa.

Ia menilai keberhasilan menyelesaikan perkara secara terbuka dan profesional akan menjadi penentu tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Dalam kesempatan itu, Deni juga menyinggung sosok Baharuddin Lopa yang dikenal luas sebagai jaksa dengan integritas tinggi dan tidak kompromi terhadap praktik korupsi.

Baharuddin Lopa lahir di Pambusuang, Polewali Mandar, Sulawesi Selatan, pada 27 Agustus 1935.

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dua WNA Belanda Dicekal Usai Polemik Entourage Run Canggu, Dirjen Imigrasi: Tidak Boleh Ada Negara dalam Negara!
Aisyiyah Aceh Gelar Diklat Paralegal, Dorong Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu
Jaksa Agung Tegaskan Kasus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Tetap Ditangani Tim 9 Kejagung
Polisi Tetapkan Suami Guru ASN di Tanjungbalai Tersangka Dugaan Pencabulan Anak
Korupsi APBG Alue Lim Terbongkar, Kejari Lhokseumawe Tahan Tiga Tersangka
Sprindik Baru Terbit, Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi Kasus TPPU
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru