Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Febrie tiba di kompleks Kejaksaan Agung sekitar pukul 13.37 WIB menggunakan mobil tahanan berwarna hijau.
Ia mengenakan pakaian batik, rompi tahanan Kejaksaan Agung berwarna merah muda (pink), serta tangan diborgol.
Febrie juga terlihat membawa map berwarna biru saat memasuki gedung pemeriksaan.
Setibanya di lokasi, Febrie tidak memberikan keterangan kepada wartawan.
Pengamanan ketat terlihat mengawal proses pemeriksaan, termasuk personel Kejaksaan Agung dan anggota TNI bersenjata lengkap.
Usai menjalani pemeriksaan selama sekitar tujuh jam, Febrie keluar dari Gedung Kejaksaan Agung sekitar pukul 20.30 WIB.
Ia langsung dikawal menuju mobil tahanan dan kemudian dibawa kembali ke Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam proses pemeriksaan tersebut, penyidik juga menelusuri asal-usul sejumlah barang bukti yang telah disita, termasuk 74 kilogram emas dan uang tunai bernilai ratusan miliar rupiah.
"Yang jelas pendalaman terkait dengan barang bukti yang sudah kita dapat, baik yang berasal dari penyerahan dari tim penyidik Polri sebelumnya, dan juga beberapa dokumen-dokumen barang bukti yang kita peroleh dari hasil penggeledahan tim penyidik tim 9, baik itu yang di Jakarta maupun di daerah Depok maupun di daerah Bandung kemarin," kata Anang.
Meski demikian, Kejaksaan Agung belum membeberkan secara rinci dugaan peran Febrie dalam perkara tersebut.
Penyidik masih terus mendalami hubungan para tersangka dengan barang bukti yang telah diamankan sebelum nantinya dibuktikan di persidangan.* (kmd/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.