Tak Bisa Asal Tetapkan! BNPB Bongkar Syarat Karhutla Bisa Naik Jadi Bencana Nasional
BATU Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan penetapan status kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasio
NASIONAL
JAKARTA — Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, mempertanyakan lambannya pengungkapan kasus kematian Sutrimo, penjaga rumah milik eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Bambang menilai polisi seharusnya tidak hanya mengandalkan hasil ekshumasi untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo.
Menurut dia, sejumlah bukti lain, seperti bukti forensik, digital, hingga transaksi keuangan, semestinya juga ditelusuri sejak awal penyelidikan.Baca Juga:
"Ya, seharusnya bisa lebih cepat ya. Karena ekshumasi itu hanya salah satu poin saja dalam upaya mencari alat bukti. Mencari penelitikan pengumpulan alat bukti yang lain terkait dengan forensik, digital. Kemudian transaksi keuangan ini seharusnya sudah menemukan titik-titik terang," kata Bambang, Selasa (1/9/2026).
Ekshumasi terhadap makam Sutrimo di Wlahar, Banyumas, Jawa Tengah, merupakan salah satu tahapan dalam proses pencarian alat bukti.
Bambang menilai penyidik perlu mengumpulkan dan mencocokkan berbagai bukti untuk mengetahui rangkaian peristiwa sebelum Sutrimo meninggal.
"Pengumpulan alat bukti terkait itu seharusnya sudah dilakukan oleh kepolisian. Makanya pertanyaannya mengapa begitu lambat?" ujarnya.
Bambang juga menyoroti transaksi sebesar Rp 5 juta yang masuk ke rekening Sutrimo sebelum ia kembali ke Jakarta.
Sebelumnya, keluarga Sutrimo melalui kuasa hukumnya, Aan Rohaeni, mengatakan Sutrimo pulang ke rumah keluarganya di Wlahar pada 9 Juli 2026.
Saat itu, Sutrimo disebut pulang terburu-buru dan hanya membawa ponsel serta dompet.
Menurut keluarga, pada 15 Juli 2026 Sutrimo mendapat telepon yang memintanya kembali ke Jakarta.
Tiket disebut telah disiapkan, tetapi Sutrimo terkendala biaya untuk menuju Stasiun Purwokerto.
BATU Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan penetapan status kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasio
NASIONAL
MEDAN Perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus membangun lingkungan kerja dan organisasi yang harm
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meluncurkan program Teras Pelajar Sumut Berkah sebagai wadah kreativi
PENDIDIKAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap, mengikuti konferensi pers Kapolri dan Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumut Meno
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam kasus pencurian telepon genggam (HP) milik pedagang di Kota Banda Aceh,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Peneliti Bonatua Silalahi melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Badan Pengawas Pem
POLITIK
BANDA ACEH Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla, S.Pd., M.I.Kom., mengisi kuliah tamu di Un
PENDIDIKAN
DELI SERDANG Bentrokan yang diduga melibatkan dua kelompok organisasi masyarakat (ormas) di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut bersilaturahmi sekaligus diskusi program pemberdayaa
PERTANIAN AGRIBISNIS
TAPANULI TENGAH Seorang pegawai negeri sipil (PNS) berinisial ESS (42) tewas setelah terlindas truk tronton di Jalan SibolgaBarus Km 45
PERISTIWA