Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Adapun pembayaran retensi sempat tertunda dan baru diterima setelah dirinya menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.
"Retensinya dibayarkan setelah saya diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara," katanya.
Ihsan juga mengaku tidak memiliki hubungan dekat dengan terdakwa Enda Simakasura Ketaren. Ia mengatakan hanya pernah melihat Enda.
"Saya hanya bertemu dengan orang-orang lapangan. Yang saya tahu hanya orang PUPR," ujarnya.
Ihsan juga mengatakan tidak mengenal terdakwa lainnya, Edwin.
Ketika ditanya majelis hakim mengenai kondisi panggung apung yang dikerjakan perusahaannya, Ihsan mengatakan fasilitas tersebut masih terpasang dengan baik berdasarkan kunjungan terakhirnya ke lokasi.
"Terakhir saya lihat di lokasi masih terpasang dengan baik," katanya.
Keterangan Ihsan menjadi salah satu bagian yang diperiksa dalam persidangan terkait pelaksanaan proyek Waterfront City Kabupaten Samosir, khususnya pekerjaan pembangunan panggung apung.
Saksi lainnya, Afriyanti, menerangkan mekanisme pembayaran dalam proyek Waterfront City Kabupaten Samosir.
Afriyanti mengatakan dirinya menjabat sebagai PPSPM sejak 2022 hingga 2025.
Tugasnya berkaitan dengan administrasi dan penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM).
Ia mengatakan tidak terlibat langsung dalam pengawasan pekerjaan di lapangan.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.