Prabowo Tutup 750 BUMN Merugi, Langkah Berani demi Efisiensi Anggaran Negara
OlehEphraim NainggolanPEMERINTAH tengah menjalankan salah satu langkah perampingan terbesar dalam sejarah pengelolaan Badan Usaha Milik Neg
OPINI
MEDAN -Gerombolan geng motor tampak semakin merajalela di Kota Medan, terlihat berkeliaran tanpa rasa takut di kawasan pusat kota, khususnya di depan Mal Deli Park. Kejadian ini terjadi pada Sabtu sore sekitar pukul 15:00 WIB, ketika belasan sepeda motor konvoi berboncengan melintas dengan aksi yang cukup mengganggu.
Rekaman video singkat yang diunggah oleh akun Instagram @tkpmedan menunjukkan bahwa anggota geng motor tersebut diduga membawa senjata tajam. Dalam video tersebut, mereka tampak mengacungkan senjata tajam sambil mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, melintas di Jalan Guru Patimpus menuju Jalan Gatot Subroto.
Kekhawatiran warga semakin meningkat seiring dengan kebebasan geng motor tersebut berkeliaran. Warganet pun berbondong-bondong mengekspresikan keresahan mereka di media sosial, mempertanyakan keberadaan aparat kepolisian. Salah satu komentar dari pengguna Instagram, @adhira6869adi, menyatakan, “Aparatnya pada kemana woi?”
Ketika dikonfirmasi mengenai insiden ini, Kapolrestabes Medan Kombes Teddy John Sahala Marbun tidak memberikan banyak komentar. Ia justru mempertanyakan lokasi dan waktu kejadian tersebut terekam di video. Kombes Teddy menegaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan upaya pencegahan, termasuk patroli di berbagai titik rawan kejahatan.
“Kita tetap melaksanakan patroli. Mohon informasi dari masyarakat agar melapor ke nomor 110 untuk kecepatan respon,” ungkapnya.
Tindakan pencegahan ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan di kota, namun masyarakat tetap merasa was-was dengan keberadaan geng motor bersenjata yang berkeliaran dengan leluasa. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas pengawasan dan penegakan hukum oleh pihak berwenang.
Sementara itu, para pengamat sosial mengingatkan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat kepolisian untuk menjaga keamanan. Mereka mendorong warga untuk aktif melaporkan kejadian mencurigakan agar situasi di Medan tidak semakin memburuk.
Dengan situasi yang semakin mengkhawatirkan ini, diharapkan pihak kepolisian dapat meningkatkan patroli dan tindakan tegas terhadap geng motor yang beroperasi di wilayah hukum mereka. Warga Medan tentu berharap, dengan adanya kerjasama antara masyarakat dan pihak berwenang, keamanan di kota ini dapat terjaga dengan baik.
(N/014)
OlehEphraim NainggolanPEMERINTAH tengah menjalankan salah satu langkah perampingan terbesar dalam sejarah pengelolaan Badan Usaha Milik Neg
OPINI
LANGKAT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara kembali menyalurkan bantuan sosial kepada anakanak panti asuhan. Kali ini
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri (Mend
NASIONAL
JAKARTA Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengumumkan rencana pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggulan be
PENDIDIKAN
MEDAN Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Medan meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melakukan evaluasi terhadap pengelolaan pendapatan
KESEHATAN
MEDAN Anggota Komisi E DPRD Sumatera Utara, Hendra Cipta, meminta penyelenggara Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) meninjau kembali kebijaka
NASIONAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, dipastikan akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi p
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara membantah informasi yang beredar mengenai dugaan ketidaksesuaian barang bukt
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengakui masih terdapat perbedaan penafsiran mengenai penerapan potongan aplikasi sebesar 8 p
NASIONAL
SIMALUNGUN Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Siantar, Senin (6/7/2026). Dalam kunjungan ters
PEMERINTAHAN