BPA Luncurkan BPA Fair 2026, Dorong Optimalisasi Lelang Aset Negara dengan Target Rp100 Miliar Lebih
JAKARTA Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi meluncurkan BPA Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan aset negar
EKONOMI
ACEH SINGKIL — Universitas Aufa Royhan (UNAR) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia bidang kesehatan melalui kegiatan sosialisasi pengembangan jenjang pendidikan yang dilaksanakan di Puskesmas Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, pada Rabu (10/9/2025).
Kegiatan ini menyasar para tenaga kesehatan yang sehari-hari menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. UNAR hadir untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi tenaga medis dan paramedis agar lebih siap menghadapi tantangan kesehatan modern.
Pimpinan Yayasan Hadir Langsung
Hadir langsung dalam kegiatan ini, Ketua Yayasan Aufa Royhan, Dr. Henniyati Harahap, SKM., M.Kes, dan Pembina Yayasan, Marlan Hadi, SH. Keduanya menekankan pentingnya pendidikan lanjutan sebagai strategi meningkatkan mutu layanan kesehatan dan daya saing tenaga kesehatan Indonesia, khususnya di daerah.
"Kami percaya bahwa pendidikan adalah pondasi utama untuk pelayanan yang berkualitas. UNAR hadir untuk mendampingi tenaga kesehatan daerah agar bisa terus berkembang," ujar Dr. Henniyati.
Pemaparan Program Pendidikan Tinggi
Sosialisasi ini juga menghadirkan Ketua Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Dr. Haslinah, SKM., M.Kes, dan Ketua Prodi Keperawatan Program Sarjana, Ns. Natar Fitri Napitulu, S.Kep., M.Kep. Mereka memaparkan berbagai peluang pendidikan yang tersedia di UNAR, baik untuk program sarjana maupun pascasarjana.
Penekanan diberikan pada pengembangan kompetensi akademik, keterampilan praktis, kemampuan manajerial, serta etika profesi, guna menjawab tantangan di era pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.
Disambut Positif oleh Puskesmas Gunung Meriah
Kepala Puskesmas Gunung Meriah, Yuliana, SKM., M.Kes, menyambut positif inisiatif UNAR. Ia menyampaikan bahwa keberlanjutan pendidikan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
"Kami mengapresiasi Universitas Aufa Royhan. Ini adalah bentuk perhatian nyata untuk kemajuan kesehatan masyarakat Aceh Singkil," ucap Yuliana.
UNAR Tegaskan Komitmen untuk Daerah
Melalui kegiatan ini, UNAR kembali menegaskan bahwa peningkatan jenjang pendidikan bukan hanya soal gelar, tetapi tentang kualitas layanan dan penguatan kapasitas individu. Respon positif dari tenaga kesehatan Puskesmas Gunung Meriah mencerminkan tingginya kebutuhan terhadap akses pendidikan yang inklusif dan terjangkau.
Universitas Aufa Royhan optimis bahwa kerja sama dengan fasilitas kesehatan di Aceh Singkil akan menjadi fondasi penting dalam mencetak SDM unggul yang siap membawa perubahan di sektor kesehatan, baik secara lokal maupun nasional.*
JAKARTA Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi meluncurkan BPA Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan aset negar
EKONOMI
MEDAN Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada Saiful Bahri alias Pon (47), kurir narkotika
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa Rancangan UndangUndan
POLITIK
BATU BARA Wacana pemekaran wilayah yang mengusung pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur kembali memantik perhatian publik. Kali ini
POLITIK
JAKARTA Pemerintah terus mendorong penguatan ketahanan energi nasional melalui diversifikasi bauran energi, termasuk opsi pengembangan P
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Indonesia saat ini berada dalam kondisi survival mode ekonomi di tengah
EKONOMI
MEDAN Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya perusahaan menyesuaikan penugasan peserta magang dengan latar be
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan klarifikasi terkait pernyataannya mengenai kebutuhan hingga 19.000 e
EKONOMI
JAKARTA Tim penasihat hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim menyampaikan keberatan atas perce
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengingatkan bahwa risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun 2026 diper
PEMERINTAHAN