Sebut Indonesia Mitra Kunci Asia-Pasifik, Putin Jamu Makan Siang Presiden Prabowo di Vladivostok
VLADIVOSTOK Presiden Prabowo Subianto menghadiri jamuan makan siang bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/
INTERNASIONAL
JAKARTA– Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Botani Terapan – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Muhammad Efendi, bersama timnya menemukan bahwa ekstrak tangkai dan daun Begonia multangula Blume memiliki aktivitas antibakteri yang efektif melawan Porphyromonas gingivalis, bakteri penyebab bau mulut.
Penelitian ini dilakukan karena rasa asam alami begonia, kandungan fitokimianya, serta persebarannya yang melimpah di pegunungan Jawa Barat.
Efendi menyoroti pentingnya temuan ini mengingat prevalensi penyakit periodontal atau gangguan jaringan gusi mencapai 60 persen di Indonesia, menempati posisi kedua setelah karies gigi.Baca Juga:
"P. gingivalis adalah bakteri anaerob gram-negatif yang terlibat dalam patogenesis periodontitis, yaitu penyakit inflamasi yang merusak jaringan penyangga gigi dan berpotensi menyebabkan kehilangan gigi," kata Efendi.
Bakteri ini menghasilkan senyawa berbau, volatile sulphur compounds (VSC), yang menjadi penyebab utama bau mulut ketika jumlahnya berlebihan.
Efendi menjelaskan, suasana asam dapat menekan pembentukan VSC, sehingga tanaman Begonia multangula Blume berpotensi menjadi solusi alami untuk mengurangi bau mulut.
Penelitian menunjukkan Begonia multangula Blume mengandung senyawa fenol, flavonoid, steroid, terpenoid, alkaloid, tanin, saponin, serta beberapa senyawa esensial lainnya.
Setiap senyawa memiliki mekanisme antibakteri yang berbeda, mulai dari merusak dinding sel bakteri, mengganggu metabolisme, hingga mendegradasi materi genetik bakteri.
"Sebagian besar senyawa aktif ini sangat efektif merusak sel bakteri. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak tangkai dan daun memiliki aktivitas bakterisida, menandakan pertumbuhan P. gingivalis benar-benar terhambat," ujar Efendi.
Dari berbagai jenis ekstrak yang diuji, aktivitas antibakteri tertinggi ditemukan pada ekstrak etanol tangkai, sedangkan ekstrak aquades daun menunjukkan efektivitas terendah.
Efendi menambahkan, penelitian ini bertujuan membuka peluang pembuatan produk kesehatan mulut, seperti pasta gigi atau permen berbasis Begonia multangula Blume.
Namun, keterbatasan ketersediaan tanaman saat ini menjadi kendala untuk realisasi produk komersial.
"Perlu penelitian lanjutan dan kerja sama dengan mitra terkait agar potensi tanaman ini dapat dimanfaatkan secara optimal. Sekecil apapun langkah ini, tetap berarti bagi manfaat kesehatan masyarakat," tutup Efendi.
Penemuan ini menjadi langkah penting dalam pemanfaatan sumber daya alam Indonesia untuk kesehatan, sekaligus membuka jalan bagi inovasi produk herbal berbasis tanaman endemik.*
(cb/M/006)
VLADIVOSTOK Presiden Prabowo Subianto menghadiri jamuan makan siang bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/
INTERNASIONAL
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah tiba di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menjala
HUKUM DAN KRIMINAL
VLADIVOSTOK Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang memenuhi undangannya untuk me
INTERNASIONAL
JAKARTA Pengamat politik Rocky Gerung menyatakan tidak setuju dengan penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi. Pandangan tersebut berbed
POLITIK
VIENTIANE Timnas Indonesia U20 akan menghadapi Laos U20 pada laga kedua Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027, Kamis (3/9/2026) malam.
OLAHRAGA
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meninggalkan Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara dikerahkan untuk membersihkan abu vulkanik sisa erupsi Gunung Sinabung yang menumpuk di s
PERISTIWA
MEDAN Komisi XIII DPR RI terus mematangkan penyusunan Rancangan UndangUndang (RUU) Profesi Kurator dan Pengurus. Pembahasan dilakukan unt
NASIONAL
SORONG Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menegaskan ketahanan pangan nasional tidak hanya berkaitan dengan kete
EKONOMI
MEDAN Sejumlah wilayah di Kota Medan terdampak pemadaman listrik sementara pada Kamis (3/9/2026). Pemadaman dilakukan PLN untuk pemelihara
NASIONAL