BREAKING NEWS
Sabtu, 20 Juni 2026

Bukan Sekadar Bumbu Dapur, Kunyit Ternyata Punya Segudang Manfaat untuk Kesehatan Usus!

Johan - Sabtu, 20 Juni 2026 10:53 WIB
Bukan Sekadar Bumbu Dapur, Kunyit Ternyata Punya Segudang Manfaat untuk Kesehatan Usus!
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Kunyit selama ini dikenal sebagai salah satu rempah yang kerap digunakan dalam berbagai masakan tradisional Indonesia.

Namun di balik warna kuning keemasannya yang khas, kunyit ternyata menyimpan manfaat besar bagi kesehatan usus dan sistem pencernaan.

Menjaga kesehatan usus umumnya identik dengan mengonsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayuran, serta makanan fermentasi seperti yogurt dan kimchi.

Baca Juga:

Namun, ahli gizi Kristen Lorenz, RD, menyebut kunyit sebagai salah satu rempah terbaik yang dapat mendukung kesehatan usus berkat kandungan senyawa aktif bernama kurkumin.

Kurkumin merupakan komponen utama dalam kunyit yang dikenal memiliki sifat antiinflamasi atau antiperadangan yang kuat.

Senyawa ini membantu menjaga lapisan usus tetap sehat dengan mengurangi peradangan yang dapat mengganggu fungsi pencernaan.

Lapisan usus berperan penting dalam menyerap nutrisi yang dibutuhkan tubuh sekaligus menjadi benteng pertahanan terhadap racun dan mikroorganisme berbahaya yang masuk ke saluran pencernaan.

Ketika kondisi lapisan usus tetap terjaga, proses pencernaan dan penyerapan nutrisi dapat berlangsung lebih optimal.

Selain itu, efek antiinflamasi kurkumin juga dikaitkan dengan penurunan risiko gangguan pencernaan yang berhubungan dengan peradangan, termasuk inflammatory bowel disease (IBD) atau penyakit radang usus.

Tak hanya melindungi lapisan usus, kunyit juga berperan dalam menjaga keseimbangan mikrobioma usus.

Mikrobioma merupakan kumpulan mikroorganisme yang hidup di saluran pencernaan dan memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Menurut Lorenz, kunyit dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik seperti Bifidobacterium dan Lactobacillus.

Pada saat yang sama, kunyit membantu menghambat perkembangan bakteri atau patogen yang merugikan.

Keseimbangan bakteri usus menjadi faktor penting karena berpengaruh terhadap proses pencernaan, penyerapan nutrisi, hingga sistem kekebalan tubuh.

Mikrobioma yang sehat juga dapat membantu menekan risiko peradangan pada saluran cerna.

Selain itu, kunyit diketahui mampu merangsang produksi empedu yang diproduksi oleh hati.

Empedu berfungsi membantu tubuh memecah lemak dari makanan sehingga vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K dapat diserap secara optimal.

Produksi empedu yang baik juga berkontribusi menjaga keseimbangan mikrobioma usus dengan mengurangi jumlah bakteri berbahaya di usus halus.

Meski memiliki banyak manfaat, para ahli mengingatkan bahwa kunyit bukanlah solusi instan untuk mendapatkan usus yang sehat.

Manfaat kunyit umumnya diperoleh melalui konsumsi rutin dalam jangka panjang sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Kesehatan usus tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti asupan serat yang cukup, hidrasi yang baik, pengelolaan stres, kualitas pola makan, dan keragaman makanan yang dikonsumsi setiap hari.

Karena itu, konsumsi kunyit sebaiknya dipadukan dengan makanan prebiotik dan probiotik, memperbanyak serat, serta membatasi makanan ultra-proses agar manfaatnya lebih optimal.

Kunyit juga tergolong mudah diolah dalam berbagai menu harian.

Rempah ini dapat ditambahkan ke dalam sup, tumisan, kari, nasi kuning, hingga minuman herbal seperti jamu kunyit asam.

Dengan cita rasa khas dan kandungan nutrisinya, kunyit menjadi salah satu pilihan sederhana yang dapat membantu menjaga kesehatan usus dan pencernaan dalam jangka panjang.*


(km/ad)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
APINDO Bertemu Ratu Máxima di Belanda, Dorong Penguatan Literasi dan Kesehatan Finansial Pekerja
Hak Atas Pangan 'MBG' adalah Hak Asasi Manusia
PERANTARA Tawarkan Solusi Air Bersih, Pemko Medan Siapkan Kajian dan Uji Coba
Bunda PAUD Medan Bagikan PMT untuk 1.500 Anak, Cegah Stunting dan Wujudkan Generasi Berkualitas
Pemko Medan Percepat Persiapan Revitalisasi RSUD Pirngadi, Zakiyuddin: Anggaran Turun, Langsung Eksekusi
PDDI DKI Jakarta Peringati Hari Donor Darah Sedunia 2026: Setetes Kemanusiaan, Berikan Darah, Selamatkan Nyawa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru