Unimed Umumkan Daya Tampung Jalur Mandiri 2026, Kedokteran Hanya 13 Kursi!
MEDAN Pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 segera berakhir. Seiring itu, sejumlah perguruan tinggi negeri mulai memb
PENDIDIKAN
JAKARTA -Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya menghapus segala bentuk diskriminasi dalam proses rekrutmen tenaga kerja, termasuk diskriminasi usia.
Pernyataan ini disampaikan menyusul wacana penghapusan batas usia dalam lowongan pekerjaan yang belakangan menuai perhatian publik.
"Kita ingin rekrutmen itu tidak ada diskriminasi. Kita ingin semua lapangan kerja itu terbuka buat siapapun," ujar Yassierli saat ditemui di Plaza BPJamsostek, Jakarta, Kamis (8/5/2025).
Pernyataan ini memperkuat langkah sejumlah pihak yang mulai mendorong penghapusan batas usia kerja.
Salah satunya adalah Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang telah mengeluarkan surat edaran berisi larangan diskriminasi usia dalam rekrutmen kerja.
Menuju Kesempatan Kerja yang Lebih Adil
Menteri Yassierli menegaskan komitmennya untuk menyisir seluruh hambatan yang menghalangi akses kerja, termasuk syarat batas usia yang dinilai menyulitkan sebagian besar pencari kerja, terutama usia di atas 40 tahun.
"Kalau ada hambatan-hambatan seperti itu, yang kita mau sisir. Sehingga semua mendapatkan kesempatan yang sama untuk bekerja," tegasnya.
Wacana penghapusan syarat usia dalam lowongan pekerjaan juga didukung Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer. Noel, sapaan akrabnya, menilai batas usia dalam rekrutmen merupakan bentuk diskriminasi yang dapat menimbulkan tekanan psikologis kepada pencari kerja yang masih dalam usia produktif.
"Itu menjadi penghambat. Orang mau kerja dihambat dengan syarat-syarat ketentuan umur. Kawan-kawan misalnya umur 40-45 tahun lantas karena umurnya tidak sesuai dengan syarat, akhirnya hopeless mencari pekerjaan. Kita berharap ini dihapus," ujar Noel di Jakarta Pusat, Rabu (2/4/2025).
Namun demikian, Noel menyebut pihaknya belum dapat memastikan apakah wacana penghapusan syarat usia ini akan diatur dalam bentuk regulasi baru, revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan, atau peraturan pemerintah.
"Kita akan kaji terlebih dahulu secara mendalam sebelum mengarah ke kebijakan yang pasti," pungkasnya.
Wacana ini memicu diskusi luas, terutama di kalangan pencari kerja usia menengah yang selama ini merasa terdiskriminasi oleh batasan administratif.*
(gl/a008)
MEDAN Pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 segera berakhir. Seiring itu, sejumlah perguruan tinggi negeri mulai memb
PENDIDIKAN
JAKARTA Partai NasDem menyatakan dukungan terhadap usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembatasan penggunaan uang tunai at
POLITIK
BINJAI Ratusan pedagang dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Forum Pedagang Kaki Lima (PKL) Kota Binjai menggeruduk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, buka suara terkait kabar ada
POLITIK
JAKARTA Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menilai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tid
EKONOMI
PEMATANGSIANTAR Ratusan massa yang mengaku sebagai korban penipuan berkedok Koperasi Swadharma menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi a
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang pemberian insentif untuk pasar modal, khususnya Bursa Efek Indone
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta pengembangan teknologi alternatif untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap gas Lique
EKONOMI
ACEH SINGKIL Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan dalam mendorong
PEMERINTAHAN