Garuda Menang! Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0 di GBK, Tambah Poin FIFA Jadi 1157,14
JAKARTA Timnas Indonesia kembali meraih hasil positif pada laga Garuda Championship Series setelah menundukkan Mozambik dengan skor 10
OLAHRAGA
JAKARTA -Premanisme bukanlah fenomena baru dalam lanskap sosial Indonesia.
Istilah "preman" telah mengalami transformasi makna yang panjang, dari sebutan bagi orang merdeka, hingga menjadi simbol kekerasan, kriminalitas, dan kekuasaan informal yang menakutkan.
Secara etimologis, kata preman berasal dari bahasa Belanda vrijman, yang berarti "orang bebas".
Pada masa kolonial, istilah ini digunakan untuk menyebut individu yang tidak berada dalam struktur formal pemerintahan, seperti mantan narapidana atau pekerja kasar jalanan.
Namun dalam praktiknya, mereka kerap menggunakan kekuatan fisik untuk menguasai wilayah tertentu.
Era Revolusi: Dari Pejuang Jadi Preman Lokal
Pasca kemerdekaan Indonesia tahun 1945, banyak pejuang yang tidak terserap ke dalam militer resmi berubah menjadi kelompok preman lokal.
Bersenjata dan berpengaruh, mereka terlibat dalam konflik antarkampung, menjaga wilayah, atau menjadi centeng bagi tokoh masyarakat dan pengusaha.
Premanisme di Era Orde Baru: Dilegalkan Kekuasaan
Memasuki masa Orde Baru, premanisme justru mengalami sistematisasi.
Pemerintah saat itu merekrut para preman ke dalam organisasi massa untuk kepentingan politik.
Mereka digunakan untuk mengamankan kepentingan penguasa, menekan lawan politik, hingga mengendalikan massa.
Kelompok seperti Pemuda Pancasila menjadi contoh bagaimana preman tidak hanya hadir di jalanan, tapi juga di panggung politik dan ekonomi bayangan.
Reformasi dan Evolusi Premanisme Digital
Setelah 1998, wajah premanisme berubah.
Banyak mantan preman bergabung ke dalam organisasi masyarakat, LSM, atau bahkan partai politik, memperoleh legalitas baru.
Meski demikian, premanisme jalanan tetap tumbuh, seperti pada praktik pungutan liar di pasar, terminal, dan area parkir.
Yang lebih mengkhawatirkan, premanisme kini juga merambah dunia maya.
Cyber preman muncul dengan menyebarkan ancaman, fitnah, dan ujaran kebencian demi kepentingan kelompok tertentu.
Negara Terus Berupaya, Tapi Tantangan Tak Mudah
Pemerintah dan aparat keamanan secara berkala melakukan operasi pemberantasan premanisme.
Contohnya, Polda Jatim baru-baru ini menangkap 1.475 preman hanya dalam waktu 10 hari.
Meski demikian, premanisme masih eksis, didorong oleh faktor ekonomi, lemahnya hukum, serta keterlibatan tokoh berpengaruh.
Premanisme bukan hanya soal kriminalitas, tapi juga tentang struktur kekuasaan informal yang mengakar.
Tanpa penanganan menyeluruh dan reformasi sosial yang kuat, premanisme akan terus bertransformasi, dari jalanan, ke dunia politik, hingga ruang digital.*
(mt/a008)
JAKARTA Timnas Indonesia kembali meraih hasil positif pada laga Garuda Championship Series setelah menundukkan Mozambik dengan skor 10
OLAHRAGA
JAKARTA Partai Demokrat membantah adanya keterkaitan antara Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan mantan Wakil Kepala Badan G
NASIONAL
JAKARTA PT Global Loyalty Indonesia (GLI) membantah klaim yang menyebut Giorgio Antonio Chandra sebagai Chief Executive Officer (CEO) ma
ENTERTAINMENT
ACEH BESAR Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian di Bandara Inter
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran uang suap dalam kasus pengadaan smart board di Dinas Pendidikan dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan hasil survei pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG
NASIONAL
MEDAN Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM) kembali menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara, Selasa, 9 Juni 2026. Aksi
PERISTIWA
MEDAN Tim penasihat hukum terdakwa kasus dugaan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite menggunakan jeriken memint
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Layanan distribusi air bersih Perumda PDAM Tirtanadi mengalami gangguan di tujuh kecamatan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdan
PERISTIWA
BANDA ACEH Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, me
NASIONAL