Prabowo Tutup 750 BUMN Merugi, Langkah Berani demi Efisiensi Anggaran Negara
OlehEphraim NainggolanPEMERINTAH tengah menjalankan salah satu langkah perampingan terbesar dalam sejarah pengelolaan Badan Usaha Milik Neg
OPINI
JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam keras serangan militer yang dilancarkan Israel ke ibu kota Iran, Teheran, pada Jumat (13/6) lalu.
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menyebut tindakan Israel sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan bentuk dosa besar terhadap kemanusiaan.
"Saya atas nama MUI dan seluruh umat Islam Indonesia mengutuk serangan Israel. Terlaknatlah Israel atas dosa kemanusiaan dan pembangkangan kasat mata terhadap hukum internasional," ujar Sudarnoto dalam keterangan pers, Minggu (15/6/2025).
Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut telah memperburuk krisis kemanusiaan, politik, dan keamanan global yang sudah genting dalam beberapa bulan terakhir akibat konflik berkelanjutan antara Israel, Palestina, dan negara-negara di kawasan Timur Tengah.
Menurut Sudarnoto, Iran memiliki hak penuh untuk membela kedaulatan negaranya atas agresi militer tersebut.
Ia juga menyerukan solidaritas global untuk membela nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian.
"Iran memiliki hak melakukan perlawanan atas kedaulatan negaranya yang dinistakan oleh Israel. Dalam waktu bersamaan, semua negara yang cinta damai dan kemanusiaan memiliki tanggung jawab moral untuk ikut melindungi dan membela Iran," tegasnya.
Sudarnoto menambahkan bahwa hukum internasional semestinya menjadi payung bersama seluruh negara dalam melawan kekerasan militer Israel.
Ia mendorong pengenaan sanksi internasional dan penangkapan terhadap para pelaku kejahatan perang.
"Semua pihak harus bersatu menghentikan perbuatan jahat Israel kepada Iran dan Palestina. Dibatalkannya KTT di New York harus menjadi momentum kuat menegaskan keharusan menjatuhkan sanksi internasional kepada Israel," tambahnya.
Sebagaimana dilaporkan, Israel menggempur lebih dari 200 target nuklir dan militer di berbagai wilayah Iran pada Jumat pagi.
Iran kemudian merespons dengan serangan balasan melalui drone dan rudal ke wilayah Israel pada Jumat malam hingga Sabtu pagi.
Akibat eskalasi tersebut, sedikitnya 78 orang tewas di Iran, termasuk dua anggota Garda Revolusi.
Sementara di Israel, dua orang dilaporkan meninggal dunia akibat serangan rudal Iran.
Eskalasi ini dinilai sebagai salah satu titik panas konflik terbesar sejak ketegangan regional meningkat pasca serangan besar Israel ke Gaza dan wilayah Lebanon awal tahun ini.*
(d/a008)
OlehEphraim NainggolanPEMERINTAH tengah menjalankan salah satu langkah perampingan terbesar dalam sejarah pengelolaan Badan Usaha Milik Neg
OPINI
LANGKAT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara kembali menyalurkan bantuan sosial kepada anakanak panti asuhan. Kali ini
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri (Mend
NASIONAL
JAKARTA Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengumumkan rencana pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggulan be
PENDIDIKAN
MEDAN Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Medan meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melakukan evaluasi terhadap pengelolaan pendapatan
KESEHATAN
MEDAN Anggota Komisi E DPRD Sumatera Utara, Hendra Cipta, meminta penyelenggara Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) meninjau kembali kebijaka
NASIONAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, dipastikan akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi p
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara membantah informasi yang beredar mengenai dugaan ketidaksesuaian barang bukt
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengakui masih terdapat perbedaan penafsiran mengenai penerapan potongan aplikasi sebesar 8 p
NASIONAL
SIMALUNGUN Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Siantar, Senin (6/7/2026). Dalam kunjungan ters
PEMERINTAHAN