1,1 Miliar Batang Rokok Ilegal hingga 11,43 Ton Narkoba Disita Bea Cukai Sepanjang 2026
JAKARTA Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mencatat 20.643 penindakan hingga Agustus 2026. Dari seluruh penindakan tersebut, total n
EKONOMI
JAKARTA - Langkah besar ditempuh Presiden RI Prabowo Subianto dalam menjawab tantangan ketahanan energi nasional. Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (19/6) di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, Rusia, Indonesia secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Rusia dalam pengembangan energi nuklir.
Kesepakatan tersebut menandai babak baru dalam sejarah energi Indonesia. Di tengah ketergantungan pada energi fosil seperti batu bara dan gas bumi, serta dinamika pasar global yang kerap tak menentu, energi nuklir dinilai sebagai solusi konkret menuju kemandirian dan efisiensi energi jangka panjang.
"Kerja sama dengan Rusia membuka peluang emas untuk menghadirkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama Indonesia," ujar seorang pejabat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Mengapa Energi Nuklir?
Energi nuklir memiliki keunggulan signifikan dibandingkan energi fosil. Ia menawarkan efisiensi tinggi, emisi karbon nyaris nol, serta kemampuan menyediakan pasokan listrik secara stabil dan masif. Hal ini sejalan dengan target transisi energi bersih yang sedang digalakkan dunia internasional.
Rusia melalui perusahaan nuklir milik negaranya, Rosatom, dikenal sebagai pemain global dalam pengembangan teknologi nuklir sipil. Negara-negara seperti Turki, India, Mesir, dan Bangladesh telah lebih dulu memanfaatkan keahlian Rosatom dalam membangun infrastruktur nuklir.
Lebih dari Energi: Strategi Geopolitik
Kerja sama ini tidak semata soal energi, tapi juga strategi geopolitik cerdas di tengah ketegangan global pasca-pandemi. Keputusan menggandeng Rusia dalam proyek nuklir dinilai sebagai langkah berani dan visioner dari Presiden Prabowo.
"Selama dua dekade, wacana energi nuklir hanya berhenti pada mimpi. Baru kali ini, mimpi itu mulai direalisasikan secara konkret," ungkap seorang analis energi dari Lembaga Kajian Strategis Nasional.
Dengan pendekatan yang menyeluruh — mulai dari pembangunan infrastruktur, transfer teknologi, pelatihan SDM hingga skema pembiayaan lunak — Rusia menawarkan mitra strategis ideal dalam pengembangan nuklir Indonesia.
Prabowo dan Keberanian Mengambil Keputusan Besar
Langkah ini semakin mempertegas komitmen Prabowo dalam membangun ketahanan energi nasional. Berbekal pengalaman militer dan rekam jejak sebagai ahli strategi, Prabowo memahami pentingnya penguasaan teknologi strategis seperti nuklir sebagai penopang kedaulatan energi nasional.
Meskipun proyek ini tidak lepas dari risiko besar, namun tanpa keberanian untuk memulai, Indonesia akan terus tertinggal. Dukungan rakyat terhadap visi ini menjadi kunci utama kesuksesan transisi menuju era energi baru.
Menuju Indonesia Emas 2045
Ke depan, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi negara yang mandiri secara energi, tetapi juga pemimpin kawasan dalam inovasi teknologi energi bersih. Kerja sama dengan Rusia menjadi langkah awal yang menentukan.
Kini, masyarakat hanya perlu satu hal: memberikan dukungan penuh untuk memastikan bahwa cita-cita besar menuju Indonesia Emas 2045 benar-benar terwujud.
JAKARTA Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mencatat 20.643 penindakan hingga Agustus 2026. Dari seluruh penindakan tersebut, total n
EKONOMI
MEDAN Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Utara (Sumut) Sugiat Santoso meminta seluruh kader Gerindra yang berada di lembaga eksekutif
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas memastikan dua kepala lingkungan (kepling) yang ditangkap polisi karena diduga terlibat peredaran narkoba
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan dana untuk membayar kewajiban utang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) s
EKONOMI
JAKARTA UndangUndang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (UU Polri) digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Guga
NASIONAL
MEDAN Fenomena matahari berwarna merah menghebohkan warga Kota Medan pada Minggu (6/9/2026) sore. Fenomena yang berlangsung hingga matahar
PERISTIWA
MEDAN Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan lereng bukit Paropo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, pada Sabtu (5/9/2026)
PERISTIWA
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (7/9/2026). IHSG turun 0,25 atau 16,80 poin
EKONOMI
JAKARTA Empat gunung api di Indonesia dilaporkan mengalami erupsi dalam waktu berdekatan pada Minggu (6/9/2026). Keempatnya yakni Gunung A
NASIONAL
MEDAN Sumatera Utara berpotensi menghadapi sejumlah bencana hidrometeorologi sepanjang September hingga Oktober 2026. Mengantisipasi kondi
PEMERINTAHAN