1,1 Miliar Batang Rokok Ilegal hingga 11,43 Ton Narkoba Disita Bea Cukai Sepanjang 2026
JAKARTA Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mencatat 20.643 penindakan hingga Agustus 2026. Dari seluruh penindakan tersebut, total n
EKONOMI
BADUNG – Pemerintah Provinsi Bali mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam menunjuk Bali sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Penanggulangan Bencana Wilayah Tengah dan Timur Tahun 2025.
Acara berlangsung di Hotel Harris Sunset Road, Kuta, Badung, pada Selasa (26/8/2025), dan dihadiri oleh jajaran BPBD dari berbagai daerah, narasumber ahli, serta pemangku kepentingan lintas sektor.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menekankan pentingnya membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi ancaman bencana yang kian kompleks.
"Menjadi tuan rumah Rakortek ini adalah kehormatan bagi kami. Forum ini menjadi wadah penting untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan kapasitas kelembagaan di bidang penanggulangan bencana," ujar Dewa Made Indra.
Dewa Indra juga menyampaikan bahwa penanggulangan bencana bukan semata urusan teknis, melainkan bagian dari upaya besar dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat sebagai hukum tertinggi.
"Seluruh perencanaan kebencanaan harus bergerak dalam satu bingkai, satu tujuan, dan satu langkah bersama. Sinergi dan soliditas semua pihak adalah kunci," tegasnya.
Dewa Indra yang sebelumnya menjabat Kepala Pelaksana BPBD Bali selama enam tahun, juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran narasumber nasional yang diharapkan dapat memperkuat kapasitas dan wawasan peserta dalam merumuskan strategi kebencanaan ke depan.
Sementara itu, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, yang hadir secara daring dan membuka Rakortek secara resmi, menyampaikan bahwa bencana memiliki dampak luas terhadap pembangunan nasional.
Oleh karena itu, pendekatan penanggulangan harus dilakukan secara terpadu, sinergis, dan berkelanjutan.
"Rakortek ini adalah forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan pusat dan daerah. Kita perlu satu irama agar upaya penanggulangan bencana dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Rustian.
Ia berharap Rakortek 2025 ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga menghasilkan komitmen nyata dan langkah konkret dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana di wilayah Indonesia Tengah dan Timur.
"Mari kita manfaatkan forum ini sebagai ruang berbagi gagasan, membangun kerja sama yang kokoh, dan mewujudkan sistem penanggulangan bencana yang tangguh," tutupnya.
Rakortek kali ini dihadiri oleh perwakilan BPBD dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota, para pakar kebencanaan, serta instansi terkait lainnya.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana serta membangun kesadaran kolektif bahwa penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama.*
JAKARTA Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mencatat 20.643 penindakan hingga Agustus 2026. Dari seluruh penindakan tersebut, total n
EKONOMI
MEDAN Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Utara (Sumut) Sugiat Santoso meminta seluruh kader Gerindra yang berada di lembaga eksekutif
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas memastikan dua kepala lingkungan (kepling) yang ditangkap polisi karena diduga terlibat peredaran narkoba
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan dana untuk membayar kewajiban utang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) s
EKONOMI
JAKARTA UndangUndang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (UU Polri) digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Guga
NASIONAL
MEDAN Fenomena matahari berwarna merah menghebohkan warga Kota Medan pada Minggu (6/9/2026) sore. Fenomena yang berlangsung hingga matahar
PERISTIWA
MEDAN Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan lereng bukit Paropo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, pada Sabtu (5/9/2026)
PERISTIWA
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (7/9/2026). IHSG turun 0,25 atau 16,80 poin
EKONOMI
JAKARTA Empat gunung api di Indonesia dilaporkan mengalami erupsi dalam waktu berdekatan pada Minggu (6/9/2026). Keempatnya yakni Gunung A
NASIONAL
MEDAN Sumatera Utara berpotensi menghadapi sejumlah bencana hidrometeorologi sepanjang September hingga Oktober 2026. Mengantisipasi kondi
PEMERINTAHAN