Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mengerahkan jajaran pejabat utama dan staf untuk menyalurkan bantuan pangan, obat-obatan, hingga air bersih kepada warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Kota Medan. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
MEDAN – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) mengerahkan jajaran pejabat utama dan staf untuk menyalurkan bantuan pangan, obat-obatan, hingga air bersih kepada warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Kota Medan.
Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai respons cepat atas kondisi banjir yang masih melanda beberapa titik selama dua hari terakhir.
Bantuan tersebut meliputi puluhan dus mi instan, gula, beras, vitamin, obat-obatan, pakaian, hingga suplai air bersih.
Penyaluran dilakukan secara bertahap ke empat lokasi yang mengalami dampak banjir paling parah: – Bantaran Sungai Sei Mati, Jalan Brigjen Katamso – Rumah Susun Adhyaksa, Jalan Karya Medan Helvetia – Kawasan Kampung Baru, Medan Maimun – Bantaran Sungai Sei Pasar Senen, Medan Johor, serta wilayah terdampak banjir di Simalingkar A
Kejati memerintahkan seluruh jajaran menggunakan seluruh fasilitas yang ada untuk membantu masyarakat yang terdampak.
"Tepat pada hari kedua banjir, Kajati langsung memerintahkan jajaran bergerak cepat. Manfaatkan fasilitas kantor jika diperlukan masyarakat," ujar Indra.
Bantuan di lapangan dipimpin oleh Kabag Tata Usaha Kejati Sumut, Rio Aditya, bersama Koordinator Bani Ginting dan Kepala Seksi Pidana Khusus Khairur Rahman Nst, yang turun langsung bersama tim untuk menyalurkan bantuan.
Indra menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud kepedulian keluarga besar Kejati Sumut terhadap warga yang tengah mengalami kesulitan.
"Kami benar-benar prihatin dan peduli. Kami berupaya maksimal membantu masyarakat. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban mereka," ujarnya.
Banjir yang melanda sejumlah kawasan Medan beberapa hari terakhir membuat ribuan warga mengungsi dan mengalami kesulitan akses logistik.
Aksi cepat lembaga penegak hukum ini diharapkan mampu membantu mempercepat pemulihan kondisi masyarakat di titik-titik terparah.*