Sapu Bersih Utang DBH Rp 1,7 Triliun, Pemprov Sumut Sudah Kucurkan Hampir Rp 1 T ke Kab/Kota
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan anggaran sekitar Rp1,7 triliun untuk menyelesaikan tunggakan Dana Bagi
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Meskipun industri film Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, persoalan struktural dalam ekosistem perfilman nasional tetap menjadi tantangan besar yang belum terpecahkan.
Budi Mulyawan, Pendiri Jaya Center Foundation dan Pembina Jakarta Millennial Film Festival (JMFF) 2026, menilai bahwa industri film Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang "tumbuh tanpa fondasi yang kuat."
"Industri kita berkembang pesat, tetapi tanpa penataan yang terstruktur dan berkelanjutan. Ini akan menjadi masalah besar di masa depan," ungkap Budi dalam diskusi yang digelar pada Kamis (2/4/2026).Baca Juga:
Budi menegaskan bahwa film Indonesia harus lebih dari sekadar hiburan. Menurutnya, film seharusnya menjadi medium multidimensi yang mengemban peran penting dalam pendidikan publik, promosi budaya, komunikasi sosial-politik, serta penggerak ekonomi kreatif nasional.
"Film itu bukan hanya tontonan, tapi juga tuntunan. Ia bisa menjadi alat pendidikan, memperkenalkan identitas bangsa, bahkan menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata. Jika hanya berhenti pada hiburan, kita sedang menyia-nyiakan potensi besar yang dimiliki oleh film," kata Budi.
Namun, ia menggarisbawahi bahwa potensi besar ini belum didukung oleh sistem yang solid. Meskipun Indonesia memiliki Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman, yang mengatur berbagai aspek industri film, praktik implementasi regulasi tersebut dinilai masih lemah.
Pembajakan yang masih marak, distribusi film yang belum merata, serta kurangnya perlindungan bagi pelaku industri kecil menjadi masalah utama.
"Undang-undangnya sudah ada, tetapi implementasinya lemah. Pembajakan masih menggerus ekonomi para kreator dan distribusi film yang terbatas membatasi akses masyarakat terhadap film nasional," ujar Budi.
Budi juga mengkritisi peran Badan Perfilman Indonesia (BPI) yang dinilai belum cukup maksimal dalam mendorong kemajuan industri perfilman. Ia berharap Kongres ke-4 BPI yang akan digelar pada April 2026 dapat menghasilkan kepemimpinan baru yang lebih berani dan visioner dalam membawa perubahan positif.
"Industri film kita membutuhkan arah yang jelas dan bukan hanya rutinitas kelembagaan. Keberanian untuk membenahi dari hulu ke hilir sangat dibutuhkan," tegasnya.
Selain itu, Budi juga menyoroti beberapa masalah klasik yang masih membayangi industri film nasional, termasuk dominasi film asing yang menguasai pasar, sementara kualitas produksi dan cerita film Indonesia masih belum konsisten.
Ia juga menyebutkan, jumlah layar bioskop di Indonesia yang hanya sekitar 2.500 layar jauh dari kebutuhan ideal sekitar 10.000 layar.
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan anggaran sekitar Rp1,7 triliun untuk menyelesaikan tunggakan Dana Bagi
PEMERINTAHAN
MEDAN Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) ke Pemerintah Kota (Pemko) Medan hingga Septembe
PEMERINTAHAN
MEDAN Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut) Erni Ariyanti Sitorus memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Sumut untuk menjalani pemeriks
POLITIK
MEDAN Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan 49 ton beras bantuan pangan kepada 1.656 Keluarga Penerima Manfaat (KPM
EKONOMI
MEDAN Pengadilan Negeri (PN) Medan telah mengirimkan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) dalam perkara Alexander Halim alias Akuang alias L
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Data penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Medan kembali menjadi sorotan. DPRD Medan menerima laporan warga yang dinilai layak men
PEMERINTAHAN
MEDAN Polisi menangkap seorang pria berinisial H (31) yang diduga mengedarkan sabu di sebuah rumah di Jalan Mangaan I, Lingkungan IV, Kelur
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Polisi menangkap seorang remaja berinisial Prayogi Irwansyah (18) yang diduga terlibat dalam transaksi jual beli narkotika jenis
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial EV (43) ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Medan karena diduga mengedarkan narkotika jenis
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang prajurit TNI berinisial Prada ZAL dilaporkan warga terkait dugaan pencurian sepeda motor di Jalan Halat, Kota Medan, Sumatera
HUKUM DAN KRIMINAL