BREAKING NEWS
Rabu, 29 April 2026

Aceh Perpanjang Status Transisi Pascabencana 90 Hari, Fokus Perbaikan Infrastruktur dan Huntara

T.Jamaluddin - Rabu, 29 April 2026 07:14 WIB
Aceh Perpanjang Status Transisi Pascabencana 90 Hari, Fokus Perbaikan Infrastruktur dan Huntara
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dalam rapat koordinasi virtual bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Selasa malam (28/4/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEHPemerintah Aceh kembali memperpanjang status transisi darurat menuju pemulihan pascabencana hidrometeorologi selama 90 hari. Kebijakan ini diambil seiring berakhirnya masa tanggap darurat untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak.

Keputusan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dalam rapat koordinasi virtual bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Selasa malam (28/4/2026).

"Kami menetapkan perpanjangan status transisi darurat ke pemulihan bencana hidrometeorologi Aceh selama 90 hari, terhitung mulai 28 April sampai dengan 30 Juli 2026," ujar Fadhlullah.

Baca Juga:

Dalam arahannya, pria yang akrab disapa DekFad itu menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) serta pemangku kepentingan terkait untuk segera menjalankan sejumlah langkah prioritas.

Langkah pertama difokuskan pada penuntasan penanganan darurat infrastruktur, seperti perbaikan jalan, jembatan, dan aliran sungai, baik melalui kewenangan pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota.

Selain itu, pemerintah juga mendorong percepatan pembangunan hunian sementara (huntara), distribusi logistik, serta pemulihan layanan dasar seperti listrik dan air bersih bagi masyarakat terdampak.

"Selanjutnya, melanjutkan jaminan perlindungan sosial bagi masyarakat korban bencana atau pengungsi, serta menuntaskan penyediaan lahan untuk pembangunan hunian tetap (huntap)," katanya.

Fadhlullah juga menekankan pentingnya penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan. Upaya ini dilakukan dengan meningkatkan koordinasi dan kesiapan seluruh pihak terkait.

Ia juga meminta agar tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat dipersiapkan secara matang, termasuk harmonisasi kewenangan antarinstansi serta memastikan ketersediaan pendanaan yang berkelanjutan.

"Persiapkan sebaik mungkin tahapan pelaksanaan rehab rekon pascabencana, harmonisasi dan sinkronisasi kewenangan masing-masing pihak serta pastikan pendanaan yang berkelanjutan," tegasnya.

Pemerintah Aceh berharap, melalui perpanjangan masa transisi ini, proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih optimal dan masyarakat terdampak bisa segera kembali beraktivitas secara normal.*

(dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Peringati HUT ke-27 Aceh Singkil, Wagub Aceh Dorong Kolaborasi dan Penguatan Pembangunan Berkelanjutan
Belum Lama Dipakai, Jalur Pedestrian Huntara Tamiang Amblas karena Beban Kendaraan Berlebih
Target Ambisius 2027, Mualem Ingin Kemiskinan Turun dan Infrastruktur Diperkuat
Pemko Medan Terima Penghargaan dari Mendagri atas Kontribusi Bantuan Kemanusiaan ke Aceh Tamiang Pascabencana
HARGA SEMAKIN "LIAR"! Sembako Subsidi di Batu Bara Dijual Sesuka Hati, Warga: Hukum Tumpul?
Solidaritas Antar Daerah, Pemkab Pulau Buru Kirim Ribuan Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru