Sebagai bentuk keberlanjutan program, INALUM juga akan segera menghadirkan IN-Journal Chapter II yang mengangkat tema mengenai konservasi dan lingkungan.
Tema tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya karya jurnalistik yang lebih mendalam mengenai pelestarian lingkungan, keanekaragaman hayati, hingga upaya keberlanjutan industri dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Kepala Departemen Manajemen Komunikasi INALUM Utrich Farzah menyebut bahwa untuk tema IN-Journal Chapter II akan fokus pada isu lingkungan, konservasi, dan keberlanjutan.
Ia berharap bahwa karya yang masuk akan fokus pada isu tersebut dan lebih menggali isu lingkungan yang menjadi tantangan bersama di Sumatera Utara dan Indonesia.
"Chapter berikutnya akan banyak berbicara tentang hubungan manusia, industri, dan alam. Kami ingin menghadirkan karya-karya jurnalistik yang mampu melihat isu lingkungan bukan hanya sebagai tantangan, tetapi juga sebagai cerita tentang harapan, keberlanjutan, dan masa depan," ujar Utrich.
INALUM memiliki komitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas dan kapasitas insan jurnalis melalui berbagai ruang kolaboratif, salah satunya melalui kompetisi jurnalistik seperti IN-Journal.
Perusahaan berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya, tetapi juga menjadi sarana komunikasi yang positif dan konstruktif antara perusahaan, media, dan masyarakat dalam menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, serta memberikan dampak yang baik bagi publik.*