BREAKING NEWS
Sabtu, 16 Mei 2026

Prabowo Guyon ke Jumhur: Dulu Dipenjara, Sekarang Jadi Menteri

Nurul - Sabtu, 16 Mei 2026 09:52 WIB
Prabowo Guyon ke Jumhur: Dulu Dipenjara, Sekarang Jadi Menteri
Presiden Prabowo Subianto dalam Peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah, Kabupaten Nganjuk,16 Mei 2026. (Foto: Tangkapan Layar Sosial Media Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NGANJUK - Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan kepada Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat saat menghadiri peresmian Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Momen itu terjadi ketika Prabowo menyapa satu per satu pejabat dan menteri yang hadir dalam acara tersebut. Saat menyebut nama Jumhur, Prabowo menyinggung masa lalu aktivis buruh itu yang pernah beberapa kali berurusan dengan hukum.

"Menteri Lingkungan Hidup yang sekaligus adalah Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia," ujar Prabowo dalam sambutannya.

Baca Juga:

Tak lama kemudian, Prabowo melempar candaan yang langsung disambut tawa tamu undangan.

"Kok enggak pakai kaus buruh? Kapan terakhir dipenjara? Bolak-balik masuk penjara, sekarang jadi menteri," kata Prabowo.

Suasana acara pun langsung mencair. Prabowo kemudian melanjutkan bahwa perjalanan hidup seseorang bisa berubah sewaktu-waktu.

"Kita enggak tahu suatu saat dia di atas podium, kita enggak tahu," lanjutnya.

Dalam acara itu, Prabowo turut didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, hingga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi.

Prabowo juga sempat bercanda saat mengetahui Arifah Fauzi berasal dari Nganjuk.

"Waduh, Nganjuk melahirkan tokoh-tokoh besar ini. Harus cari sungai, mandi di sungai Nganjuk, nanti kau jadi tokoh besar," ujarnya disambut gelak tawa hadirin.

Ia bahkan berseloroh siapa pun yang ingin menjadi presiden agar datang diam-diam ke Nganjuk.

"Ayo siapa yang mau jadi presiden, malam-malam ke Nganjuk biar enggak ada wartawan yang lihat," kata Prabowo.

Sebagai informasi, Jumhur Hidayat pernah menjadi terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong terkait kritik terhadap Undang-Undang Cipta Kerja pada 2021. Saat itu, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 10 bulan penjara kepada Jumhur.

Meski demikian, majelis hakim memutuskan Jumhur tidak perlu menjalani penahanan dengan sejumlah pertimbangan, termasuk kondisi kesehatan dan sikap kooperatif selama persidangan.*

(k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kemnaker Gelontorkan Rp30,3 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumbar, Fokus Pelatihan AI
Di Hadapan Negara BRICS, Menlu Sugiono Soroti Gugurnya 4 Prajurit TNI di Lebanon
Menlu Sugiono Bawa Isu Palestina hingga Gugurnya Pasukan UNIFIL ke Pertemuan BRICS di India
Menlu Singapura Soroti Selat Malaka dan Hormuz, Sebut Kerja Sama RI Jadi Contoh Stabilitas Dunia
Singapura Usulkan Revitalisasi SIJORI dengan RI dan Malaysia, Dorong Lonjakan Investasi Digital dan Energi Kawasan
Menlu Ungkap Respons Positif Delegasi Negara Soal Prabowo Naik Maung di KTT ASEAN
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru