Kawasan SEJALAN Diusulkan Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah, Ini Potensinya
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai mematangkan persiapan menghadapi Verifikasi dan Validasi (Verval) Lapangan Program Kampung Kre
PEMERINTAHAN
JAKARTA - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan sikap keras terhadap praktik korupsi di lingkungan Kementerian Sosial, sekalipun dalam bentuk sekecil apa pun.
Peringatan itu disampaikan saat apel antikorupsi di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Senin pagi, 18 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Saifullah Yusuf—yang akrab disapa Gus Ipul—menyampaikan bahwa seluruh program prioritas pemerintah yang dijalankan Kemensos tidak boleh ternodai oleh penyimpangan anggaran maupun praktik koruptif.Baca Juga:
Ia menekankan bahwa program sosial kementerian banyak menyentuh masyarakat kecil sehingga menuntut integritas penuh dari para aparatur.
"Program prioritas Presiden tidak boleh dinodai korupsi sekecil apapun," ujar Gus Ipul dalam apel tersebut.
Ia juga mengingatkan bahwa proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemensos harus dilaksanakan secara tepat waktu, sesuai prosedur, dan tertib administrasi.
Menurutnya, ketidakpahaman publik terhadap mekanisme birokrasi membuat setiap penyimpangan berpotensi merusak kepercayaan masyarakat secara luas.
Gus Ipul menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pejabat bersifat sementara, namun setiap keputusan administratif memiliki dampak jangka panjang.
Ia meminta seluruh jajaran tidak mempertaruhkan kehormatan pribadi maupun keluarga demi keuntungan sesaat.
"Jabatan ini sementara. Tanda tangan kita hari ini mungkin hanya satu detik, tapi akibatnya bisa bertahun-tahun," kata dia.
Lebih jauh, ia menegaskan tidak akan segan mengambil tindakan tegas terhadap pegawai yang melanggar disiplin maupun ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, Kementerian Sosial harus menjadi institusi yang bersih, berintegritas, dan dapat dipercaya publik.
Di sisi lain, Gus Ipul sebelumnya juga menyinggung adanya potensi malaadministrasi dalam proses pengadaan perlengkapan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat.
Temuan tersebut telah ditindaklanjuti dengan pembebastugasan sementara dua pejabat, termasuk pejabat pembuat komitmen (PPK) di lingkungan sekretariat jenderal.
Ia menyebut Inspektorat Jenderal telah diminta melakukan pendalaman serta evaluasi menyeluruh terhadap proses pengadaan barang dan jasa, khususnya yang berkaitan dengan perlengkapan siswa Sekolah Rakyat.
"Semua yang sudah kami lakukan menjadi satu bagian evaluasi untuk memperbaiki pengadaan pada tahun 2026," ujarnya.
Langkah ini, kata Gus Ipul, merupakan bagian dari upaya pembenahan internal agar sistem pengadaan di Kemensos semakin transparan dan akuntabel.*
(km/ad)
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai mematangkan persiapan menghadapi Verifikasi dan Validasi (Verval) Lapangan Program Kampung Kre
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung pekerjaan normalisasi dan pembongkaran drainase di Jalan Listrik
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tanjungbalai ya
PEMERINTAHAN
JAKARTA Perombakan Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada awal Oktober 2026 dinilai belum menunjukkan perubah
POLITIK
JAKARTA Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto belum melantik Irjen Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru dalam rangkaian sera
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan perombakan sejumlah jabatan di lingkungan Polri hanya dua hari setelah dilantik meng
NASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Medan terh
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara memberikan tali asih kepada 495 siswa yang terdampak atau diduga mengalami keracunan setelah meng
NASIONAL
MEDAN PSMS Medan meraih poin penuh setelah mengalahkan Persikad Depok dengan skor telak 40 pada pekan keempat Pegadaian Championship 20
OLAHRAGA
JAKARTA Dugaan kebocoran data pribadi Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mencuat di media sosial. Isu tersebut men
SAINS DAN TEKNOLOGI