BREAKING NEWS
Sabtu, 27 Juni 2026

Prabowo Libatkan Profesor dan Ilmuwan di Jajaran Strategis, Tekankan Pemerintahan Berbasis Keahlian

Adelia Syafitri - Sabtu, 27 Juni 2026 07:52 WIB
Prabowo Libatkan Profesor dan Ilmuwan di Jajaran Strategis, Tekankan Pemerintahan Berbasis Keahlian
Presiden Prabowo Subianto, saat membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya keterlibatan profesor, ilmuwan, dan kalangan akademisi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, kehadiran para ahli di posisi strategis menjadi langkah penting untuk membantu pemerintah merumuskan solusi atas berbagai persoalan bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa tujuan utama bernegara adalah mewujudkan kehidupan yang layak dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, setiap kebijakan pemerintah harus diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut.

Baca Juga:

Menurut Prabowo, besarnya tantangan yang dihadapi Indonesia membuat pemerintah membutuhkan dukungan para akademisi dan ilmuwan yang memiliki kompetensi di berbagai bidang.

Ia mengungkapkan, hampir di setiap sektor strategis pemerintahan saat ini terdapat profesor dan tenaga ahli yang dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.

"Kalau kalian simak, hampir di setiap bidang pemerintahan yang kunci, saya ikut sertakan profesor-profesor dalam posisi-posisi yang sangat menentukan," ujar Prabowo.

Presiden juga mengibaratkan pemerintahan sebagai sebuah kapal yang membutuhkan awak terbaik agar mampu mencapai tujuan dengan baik. Seorang pemimpin, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri tanpa didukung sumber daya manusia yang berkualitas.

Prabowo menilai keberhasilan kepemimpinan sangat bergantung pada kemampuan membangun tim yang solid dan profesional di setiap lini pemerintahan.

Untuk menggambarkan pentingnya kerja sama tim, Prabowo mengambil analogi dari dunia sepak bola. Ia mengatakan, sebuah tim tidak cukup hanya memiliki pemain hebat, tetapi juga membutuhkan pelatih, manajer, hingga seluruh pendukung yang memiliki kualitas terbaik.

"Kalau kita mau menang sepak bola, kita harus punya manajer, coach, pelatih, tukang pijat yang baik, tukang bawa minuman yang baik, dan kesebelasan yang terbaik. Baru kita bisa jadi juara. Sama di semua bidang," tegasnya.

Melalui pendekatan tersebut, Prabowo berharap pemerintahan yang dipimpinnya mampu menghadirkan kebijakan yang lebih efektif, berbasis ilmu pengetahuan, serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional.* (mt/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Paramadina Tegaskan Filsafat Masih Relevan untuk Melawan Ketimpangan Sosial
Prabowo Beri Ultimatum Keras: Pejabat Tak Patriotik Silakan Mundur dari Jabatan!
Yusril: Pemerintah Justru Senang Kritik Akademisi Makin Tajam, Bisa Jadi Bahan Evaluasi Kebijakan
Yusril: Kritik Tajam Akademisi Justru Bantu Pemerintah
Yusril Tegaskan Akademisi Bebas Kritik Pemerintah, Minta Tidak Langsung Diproses Pidana Tanpa Bukti Hukum
Giant Sea Wall Dipercepat, Prabowo Minta Akademisi Turun Tangan di Proyek Raksasa Ini
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru