Kepala BNN Deli Serdang Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan Tahanan, Polda Sumut Buka Suara
MEDAN Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Deli Serdang, Josua Tampubolon, dilaporkan ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara ata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Wacana penghapusan sejumlah program studi perguruan tinggi yang dinilai tidak relevan dengan kebutuhan industri mendapat sorotan dari kalangan akademisi. Universitas Paramadina melalui The Lead Institute menegaskan bahwa kajian filsafat, agama, dan ilmu sosial-humaniora tetap memiliki peran penting dalam menjaga arah pembangunan yang berkeadilan.
Pandangan tersebut mengemuka dalam forum Kajian Filsafat dan Agama 2026 yang digelar pada Rabu (13/05/2026) malam, dengan tema "Madzhab Frankfurt vs Madzhab Paramadina" bertajuk "Inklusi Sosial di Indonesia: Rekognisi Sosial Axel Honneth vs Teologi Inklusif Cak Nur".
Ketua The Lead Institute Universitas Paramadina, Suratno Muchoeri, menyebut pendidikan tinggi tidak boleh direduksi hanya sebagai penyedia tenaga kerja untuk industri.Baca Juga:
"Pendidikan itu dimensinya sangat luas. Ketika direduksi hanya menjadi kebutuhan industri, itu patut dipertanyakan," ujarnya.
Ia menilai perguruan tinggi tetap memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menjawab persoalan kemanusiaan, termasuk ketimpangan sosial yang muncul di tengah perkembangan industri.
Suratno juga menegaskan bahwa kajian filsafat dan agama masih relevan sebagai ruang refleksi sosial dan kritik terhadap arah pembangunan.
"Inklusi sosial yang menjamin akses dan perlakuan setara bagi kelompok rentan merupakan bagian dari amanat sila kelima Pancasila," katanya.
Sementara itu, Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, menilai ilmu pengetahuan harus hadir untuk mendorong keadilan sosial serta menjadi alat kritik terhadap ketimpangan kekuasaan.
"Rakyat harus dibantu untuk mengkritisi penguasa yang cenderung korup," ujarnya.
Ia juga menyebut pemikiran Cak Nur memiliki keselarasan dengan Teori Kritis Mazhab Frankfurt dalam membangun paradigma Islam yang inklusif dan demokratis.
Pandangan serupa disampaikan akademisi Universitas Pelita Harapan, Fitzgerald Kennedy Sitorus. Ia menegaskan bahwa ilmu pengetahuan tidak boleh bersikap netral terhadap ketimpangan sosial.
Menurutnya, perkembangan industrialisasi justru melahirkan persoalan baru seperti alienasi, ketimpangan, hingga kerusakan ekologis.
MEDAN Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Deli Serdang, Josua Tampubolon, dilaporkan ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara ata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengapresiasi aksi swadaya masyarakat yang bergotong royong memperbaiki Jalan dan Jemb
NASIONAL
YOGYAKARTA Kasus dugaan penganiayaan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha terus bergulir. Polresta Yogyakarta kembali menetapk
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Di tengah sorotan publik terhadap perkara hukum yang menjerat Bupati Langkat nonaktif Syah Afandin di Komisi Pemberantasan Korupsi
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyayangkan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Upaya pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tidak hanya difokuskan pada pembangunan kembali infrast
NASIONAL
JAKARTA Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia menjadi langkah lanjutan dari kunjungan balasan Presiden RI Prabowo S
NASIONAL
MEDAN Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., bersama Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., Ketua TP
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menegaskan bahwa disiplin dalam pengelolaan anggaran menjadi ku
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan Daerah (BPKPD) memberlakukan program penghapusan
PEMERINTAHAN