64 Pramuka Tanjungbalai Bertolak ke Jambore Sumut XI, Wabup Titip Pesan Ini
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka
PENDIDIKAN
JAKARTA – Wacana penghapusan sejumlah program studi perguruan tinggi yang dinilai tidak relevan dengan kebutuhan industri mendapat sorotan dari kalangan akademisi. Universitas Paramadina melalui The Lead Institute menegaskan bahwa kajian filsafat, agama, dan ilmu sosial-humaniora tetap memiliki peran penting dalam menjaga arah pembangunan yang berkeadilan.
Pandangan tersebut mengemuka dalam forum Kajian Filsafat dan Agama 2026 yang digelar pada Rabu (13/05/2026) malam, dengan tema "Madzhab Frankfurt vs Madzhab Paramadina" bertajuk "Inklusi Sosial di Indonesia: Rekognisi Sosial Axel Honneth vs Teologi Inklusif Cak Nur".
Ketua The Lead Institute Universitas Paramadina, Suratno Muchoeri, menyebut pendidikan tinggi tidak boleh direduksi hanya sebagai penyedia tenaga kerja untuk industri.Baca Juga:
"Pendidikan itu dimensinya sangat luas. Ketika direduksi hanya menjadi kebutuhan industri, itu patut dipertanyakan," ujarnya.
Ia menilai perguruan tinggi tetap memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menjawab persoalan kemanusiaan, termasuk ketimpangan sosial yang muncul di tengah perkembangan industri.
Suratno juga menegaskan bahwa kajian filsafat dan agama masih relevan sebagai ruang refleksi sosial dan kritik terhadap arah pembangunan.
"Inklusi sosial yang menjamin akses dan perlakuan setara bagi kelompok rentan merupakan bagian dari amanat sila kelima Pancasila," katanya.
Sementara itu, Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, menilai ilmu pengetahuan harus hadir untuk mendorong keadilan sosial serta menjadi alat kritik terhadap ketimpangan kekuasaan.
"Rakyat harus dibantu untuk mengkritisi penguasa yang cenderung korup," ujarnya.
Ia juga menyebut pemikiran Cak Nur memiliki keselarasan dengan Teori Kritis Mazhab Frankfurt dalam membangun paradigma Islam yang inklusif dan demokratis.
Pandangan serupa disampaikan akademisi Universitas Pelita Harapan, Fitzgerald Kennedy Sitorus. Ia menegaskan bahwa ilmu pengetahuan tidak boleh bersikap netral terhadap ketimpangan sosial.
Menurutnya, perkembangan industrialisasi justru melahirkan persoalan baru seperti alienasi, ketimpangan, hingga kerusakan ekologis.
"Kita hidup di tengah kemajuan industri yang juga melahirkan banyak persoalan sosial. Maka pendidikan humaniora tetap sangat relevan," pungkasnya.*
(d/dh)
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka
PENDIDIKAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto meresmikan Gedung Persiapan MAN 3 Asahan yang berlokasi di Desa Padang Sipirok, Kecamatan Aek Ledong,
PENDIDIKAN
ASAHAN Bupati Asahan menghadiri kegiatan Pelayanan Kontrasepsi Mantap Wanita atau Metode Operasi Wanita (MOW) dalam rangka memperingati
KESEHATAN
BANDA ACEH Prakiraan cuaca di Provinsi Aceh pada Rabu (8/7/2026) didominasi kondisi cerah berawan di sebagian besar wilayah. Namun, Kabu
NASIONAL
MEDAN Prakiraan cuaca di Provinsi Sumatera Utara pada Rabu (8/7/2026) menunjukkan kondisi yang bervariasi. Sejumlah wilayah diprediksi m
NASIONAL
JAKARTA Kondisi cuaca di seluruh wilayah Daerah Khusus Jakarta pada Rabu (8/7/2026) diprakirakan didominasi cuaca cerah. Enam wilayah ad
NASIONAL
BANDUNG Sebagian besar wilayah Provinsi Jawa Barat diprakirakan mengalami cuaca cerah pada Rabu (8/7/2026). Meski demikian, beberapa dae
NASIONAL
YOGYAKARTA Cuaca di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (8/7/2026) diprakirakan didominasi kondisi cerah. Lima kab
NASIONAL
DENPASAR Kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Provinsi Bali pada Rabu (8/7/2026) diprakirakan cerah. Dari sembilan kabupaten/kota, han
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL