BREAKING NEWS
Senin, 13 Juli 2026

Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan Cari Negara Lain, Tidak Ada yang Melarang

Dharma - Senin, 13 Juli 2026 09:53 WIB
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan Cari Negara Lain, Tidak Ada yang Melarang
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan pidato dalam Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (12/7/2026). (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk bangkit dan menjadi negara yang semakin kuat.

Ia menyampaikan pesan tegas kepada pihak-pihak yang masih meragukan masa depan Indonesia agar tidak menyebarkan pesimisme.

Menurut Prabowo, kekuatan Indonesia terletak pada besarnya potensi ekonomi serta kemampuan seluruh elemen bangsa untuk bergerak bersama.

Baca Juga:

Ia menyebut koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor swasta, hingga badan usaha milik negara (BUMN) memiliki peran penting dalam memperkuat perekonomian nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo meminta masyarakat untuk tetap optimistis melihat masa depan Indonesia.

Ia bahkan menyampaikan pesan keras kepada pihak yang masih merasa Indonesia tidak memiliki harapan.

"Saudara-saudara sekalian, Indonesia kaya, Indonesia akan bangkit, dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini! Yang ragu-ragu, silakan duduk di rumah saja. Yang merasa Indonesia suram, silakan kalau mau cari negara lain. Silakan, tidak ada yang melarang," ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan keyakinannya terhadap kebangkitan ekonomi Indonesia tidak lepas dari upaya pemerintah dalam memperkuat berbagai sektor ekonomi secara bersama-sama.

Ia menegaskan pemerintah tidak hanya mengandalkan satu kekuatan ekonomi, melainkan mendorong seluruh elemen agar dapat saling melengkapi.

Menurutnya, koperasi memiliki posisi penting dalam membangun ekonomi rakyat.

Namun, keberadaan koperasi tidak berarti harus mengurangi peran sektor usaha lainnya.

Prabowo menekankan bahwa Indonesia membutuhkan semua kekuatan ekonomi, mulai dari koperasi, UMKM, perusahaan swasta, BUMN, hingga badan usaha milik daerah (BUMD).

"Saya ingatkan, kita tidak anti perusahaan besar, tidak! Karena Indonesia ini negara besar, kita butuh, kita butuh koperasi, kita butuh UMKM, kita butuh swasta, kita butuh BUMN, BUMD, kita butuh semuanya! Ini harus menjadi kekuatan ekonomi, itu yang saya maksud Indonesia Incorporated," katanya.

Ia menambahkan, konsep Indonesia Incorporated merupakan upaya membangun kolaborasi seluruh kekuatan ekonomi nasional agar bergerak dalam satu arah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Itu yang dikehendaki oleh bapak-bapak pendiri bangsa kita bahwa koperasi adalah salah satu sokoguru, salah satu sokoguru," sambung Prabowo.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung langkah pemerintah memperkuat peran koperasi melalui pembangunan ribuan Koperasi Desa Merah Putih.

Program tersebut, kata dia, bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa sekaligus membuka akses pelayanan ekonomi yang lebih dekat dengan warga.

Prabowo menegaskan penguatan koperasi bukan berarti melemahkan pelaku usaha lain yang sudah berkembang.

"Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain, no! Kita perkuat semuanya," katanya.

Menurut Prabowo, seluruh sektor ekonomi harus berjalan bersama agar Indonesia mampu menghadapi tantangan global dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Ia berharap koperasi dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi rakyat yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat produksi dalam negeri, serta meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Melalui semangat kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan koperasi, Prabowo optimistis Indonesia mampu mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.* (d/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Wajibkan Barang Subsidi Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih, Ini Tujuannya
Sebut BUMN Sumber Korupsi, Prabowo Ingatkan Koruptor: Hentikan! Kembalikan Kekayaan Rakyat
Ini Lima Kesalahan Pola Pikir yang Menghambat Kehidupan Menurut Islam
UMKM Merapat! Ini Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp100 Juta, Cicilan Mulai Rp2,1 Jutaan
Pengangkatan Komisaris PT PP Jadi Sorotan, Samuel F. Silaen Dorong Transparansi dan Meritokrasi di BUMN
Prof. Didik Rachbini: Lemahnya Penegakan Hukum Bisa Hambat Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru