BREAKING NEWS
Selasa, 14 Juli 2026

Habiburokhman Minta Polri dan Kejagung Tetap Solid di Tengah Penanganan Kasus Febrie

Adelia Syafitri - Selasa, 14 Juli 2026 16:49 WIB
Habiburokhman Minta Polri dan Kejagung Tetap Solid di Tengah Penanganan Kasus Febrie
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman. (Foto: Ashar/SinPo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta sinergi antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Kejaksaan Agung tetap terjaga di tengah proses penanganan perkara dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Menurutnya, kedua institusi memiliki peran penting dalam penegakan hukum sehingga tidak boleh terjadi gesekan.

Habiburokhman mengatakan Komisi III DPR berharap proses hukum terhadap perkara tersebut tetap berjalan sesuai koridor hukum tanpa memunculkan konflik antarlembaga.

"Kita sangat khawatir jangan sampai terjadi gesekan antarinstitusi terkait kasus Pak Febrie," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga:

Ia mengungkapkan Komisi III DPR sebelumnya telah menyetujui agar penanganan perkara tersebut dilakukan oleh Kejaksaan Agung. Menurutnya, Kejaksaan memiliki jaksa-jaksa yang profesional dan tetap mengedepankan hukum serta keadilan dalam setiap proses penyidikan.

"Kami percaya Kejaksaan memiliki aparat dan jaksa yang independen. Walaupun memeriksa sesama jaksa, acuannya tetap hukum dan keadilan," ujarnya.

Habiburokhman menegaskan Komisi III DPR berkomitmen meminimalkan potensi gesekan antara Polri dan Kejaksaan Agung. Ia menyebut kedua institusi merupakan mitra strategis DPR dalam menjalankan fungsi penegakan hukum di Indonesia.

"Kami ingin meminimalisir gesekan antarinstitusi. Polri dan Kejaksaan adalah mitra terbaik Komisi III DPR," katanya.

Menurutnya, baik Kapolri maupun Jaksa Agung telah menunjukkan komitmen yang baik dalam menjalankan tugas masing-masing. Karena itu, ia berharap hubungan kedua lembaga tetap harmonis selama proses hukum berlangsung.

"Pak Kapolri orang baik, Pak Jaksa Agung orang baik. Institusi Polri bekerja sangat baik, Kejaksaan juga bekerja amat baik. Kita sayang dengan dua institusi ini, kita tidak ingin terjadi gesekan," ucapnya.

Sebelumnya, Komisi III DPR juga menegaskan akan mengawal proses hukum terhadap perkara dugaan korupsi yang berkaitan dengan tata kelola batu bara, PT Asabri, dan PT Krakatau Steel. DPR menekankan perkara tersebut menyangkut dugaan keterlibatan oknum, bukan institusi, sehingga penanganannya harus tetap mengedepankan profesionalisme dan kepastian hukum.* (d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jaksa Agung Usulkan Kuntadi Jadi Jampidsus, Pengganti Febrie Mulai Diproses
Kapolri dan Jaksa Agung Tampil Kompak di DPR, Kirim Sinyal Sinergi Penegakan Hukum
LPSK Tolak Pengajuan Justice Collaborator Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, Ini Alasannya
Penyidik Polri Bawa Koper Bertuliskan BAP ke Kejagung, Ada Apa dengan Kasus Febrie Adriansyah?
Kapolri: Ada Pihak yang Ingin Memecah TNI-Polri
Prabowo Minta TNI, Polri, hingga Kejaksaan Introspeksi: Tidak Ada yang Istimewa di Hadapan Hukum
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru