BREAKING NEWS
Sabtu, 18 Juli 2026

Pemerintah Aceh Percepat Pemulihan Akses Lokop Pascabencana Hidrometeorologi, Tiga Jembatan Ditargetkan Segera Berfungsi

T.Jamaluddin - Sabtu, 18 Juli 2026 14:35 WIB
Pemerintah Aceh Percepat Pemulihan Akses Lokop Pascabencana Hidrometeorologi, Tiga Jembatan Ditargetkan Segera Berfungsi
Kepala Dinas PUPR Aceh Mawardi meninjau langsung lokasi perbaikan jalan dan jembatan yang menghubungkan Aceh Timur dengan Gayo Lues. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEHPemerintah Aceh terus mempercepat pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pada akhir 2025.

Fokus utama saat ini adalah memperbaiki akses jalan lintas Peureulak–Lokop–Gayo Lues yang mengalami kerusakan parah, termasuk sejumlah jembatan yang terputus akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menegaskan penanganan dampak bencana dilakukan secara maksimal dan terbuka kepada masyarakat.

Baca Juga:

"Semuanya all out, informasi penanganan disampaikan secara terbuka kepada publik," kata Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, Sabtu (18 Juli 2026).

Menurut Nurlis Effendi, saat mengikuti Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Lombok pada 15–16 Juli 2026, Gubernur Mualem tetap memantau perkembangan penanganan bencana di Aceh.

Ia secara khusus meminta Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir Syamaun melaporkan progres pekerjaan di lapangan.

Sekda kemudian menugaskan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Mawardi untuk meninjau langsung lokasi perbaikan jalan dan jembatan yang menghubungkan Aceh Timur dengan Gayo Lues.

Nurlis mengatakan, Gubernur menginginkan laporan dalam bentuk dokumentasi visual agar dapat melihat langsung perkembangan pekerjaan.

"Gubernur Mualem ingin tahu kegiatan anak buahnya dalam bentuk visual langsung, bukan hanya dalam bentuk narasi semata," kata Nurlis.

Dalam laporan video yang dikirim kepada Gubernur, Mawardi terlihat berada di kawasan Lokop, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur, meninjau pembangunan Jembatan Baley.

Ia menjelaskan jembatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Aceh dan Kodam Iskandar Muda.

"Jembatan ini kerjasama Pemerintah Aceh dan Kodam Iskandar Muda. Ini titik pertama yang kita kerjakan dari tiga titik yang terputus, Insya Allah dalam minggu ini sudah operasional jembatannya," kata Mawardi dalam laporannya kepada Gubernur melalui video tersebut.

Mawardi juga menyampaikan bahwa setelah penyelesaian Jembatan Baley, pemerintah akan melanjutkan perbaikan dua jembatan lainnya yang ikut terputus akibat bencana.

"Setelah Jembatan Baley di Lokop, kita bergerak memperbaiki dua jembatan lagi," katanya.

Selain pembangunan jembatan, Pemerintah Aceh juga mempercepat perbaikan ruas jalan yang rusak akibat banjir dan longsor.

Dalam video yang sama, Mawardi memperlihatkan sejumlah ruas jalan yang telah diperbaiki sehingga sudah dapat dilalui kendaraan roda empat.

Namun ia menjelaskan sebagian jalan sebelumnya sempat kembali rusak akibat banjir susulan.

"Jalan ini sudah pernah kita perbaiki setelah bencana, kemudian terputus lagi ketika terjadi banjir susulan," katanya.

Sejumlah alat berat juga terlihat masih bekerja untuk mempercepat proses perbaikan di beberapa titik.

"Kami laporkan kepada Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur, dan Pak Sekda, bahwa kami berada di sini sudah sejak awal Juli 2026, setelah melakukan survey pada Maret 2026 yang lalu," katanya.

Lokop dikenal sebagai salah satu kawasan wisata alam di Aceh yang memiliki Sungai Lokop dan Air Terjun Terujak, yang pernah meraih penghargaan Surga Tersembunyi Terpopuler pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API).

Kerusakan jalan dan putusnya jembatan sejak akhir 2025 membuat akses menuju kawasan tersebut terganggu, sehingga berdampak pada aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata.

Saat ini, Pemerintah Aceh menyatakan penanganan bencana telah memasuki fase transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan.

Selain memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan, pemerintah juga memprioritaskan rehabilitasi lahan, pembangunan hunian sementara (huntara), serta percepatan pemulihan ekonomi masyarakat, termasuk sektor pertanian dan persawahan yang terdampak bencana.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Danrem 011/Lilawangsa Pimpin Sertijab Lima Dandim, Tekankan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Aceh
Tak Mau Terjebak Macet ke Berastagi? Ini Jalur Alternatif yang Sudah Mulai Bisa Dilewati
Jangan Lewatkan! Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Warga Berkesempatan Dapat 150 Doorprize dan Kuliner Gratis
Garda Prabowo Cabut Laporan terhadap Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Presiden Maafkan
Eks Pejabat PUTR Batu Bara Divonis 6 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Rp43 Miliar
TPA Terjun Akan Overload 2029, Apa Solusi Pemko Medan Atasi Ledakan Sampah?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru