BREAKING NEWS
Kamis, 30 Juli 2026

Prabowo Sebut Luas Wilayah Indonesia Setara 27 Negara Eropa: Betapa Kayanya Negara Kita

Johan - Rabu, 29 Juli 2026 11:49 WIB
Prabowo Sebut Luas Wilayah Indonesia Setara 27 Negara Eropa: Betapa Kayanya Negara Kita
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam acara pelantikan yang berlangsung di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026). (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUMEDANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pesan tentang besarnya potensi dan kekayaan Indonesia saat melantik 1.204 lulusan Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026 menjadi Pamong Praja Muda.

Dalam acara pelantikan yang berlangsung di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026), Prabowo menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan wilayah yang sangat luas serta memiliki sumber daya alam yang melimpah.

Prabowo menyebut luas wilayah Indonesia bahkan setara dengan 27 negara di kawasan Eropa.

Baca Juga:

"Luas wilayah kita sama dengan 27 negara Eropa. Negara kita sangat luas, sangat besar, dan sekarang kita semakin yakin betapa kayanya negara kita," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, kekayaan besar yang dimiliki Indonesia menjadi salah satu alasan bangsa ini pernah mengalami penjajahan selama ratusan tahun oleh bangsa asing.

Ia menjelaskan, para penjajah dahulu berupaya menguasai kekayaan Indonesia dengan cara memecah persatuan masyarakat.

"Divide et impera, pecah belah dan berkuasa. Itu adalah hukum mereka, itu adalah ilmu mereka. Divide et impera, pecah belah antara suku, pecah belah antara agama, pecah belah antara ras, pecah belah antara kelompok etnis, pecah belah antara golongan," tutur Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengingatkan para lulusan IPDN bahwa tantangan terbesar ke depan adalah bagaimana membangun pemerintahan yang kuat dan mampu mengelola potensi bangsa secara maksimal.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan aparatur pemerintahan yang memiliki integritas, disiplin, serta mengutamakan kepentingan masyarakat.

Prabowo menilai keberhasilan sebuah negara tidak hanya bergantung pada kekayaan sumber daya alam, tetapi juga pada kualitas pemerintahan yang menjalankannya.

"Dan yang paling penting pemerintahan dalam negeri yang tidak korup, yang cinta tanah air, yang mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan yang lain," imbuh Prabowo.

Ia menegaskan, pemerintahan yang efektif, bersih, dan bertanggung jawab akan menjadi fondasi bagi kemajuan bangsa.

"Dengan pemerintahan dalam negeri yang demikian, sejarah manusia mengajarkan kepada kita negara akan berhasil, bangsa akan menjadi makmur, rakyat akan jadi sejahtera," kata Prabowo.

Prabowo berharap para lulusan IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026 mampu menjadi bagian dari aparatur negara yang membawa perubahan positif di tengah masyarakat.

Ia meminta para Pamong Praja Muda tidak hanya melihat jabatan sebagai sebuah kehormatan, tetapi sebagai tanggung jawab besar untuk melayani rakyat.

Para lulusan IPDN diharapkan mampu menjaga persatuan, bekerja sama dengan berbagai pihak, serta menjadi wajah pemerintah yang hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Pelantikan tersebut menjadi awal perjalanan bagi para Pamong Praja Muda untuk menjalankan tugas pemerintahan di berbagai wilayah Indonesia.* (km/ad)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo: Pakar Dunia Ramal 25 Tahun Lagi Indonesia Bisa Salip Prancis, Jerman, dan Inggris Jadi Ekonomi Terkuat Keempat Dunia
DPRD Batu Bara Minta Penyertaan Modal BUMD Ditinjau Ulang, Aset Bergerak Harus Dinilai Profesional
Usai Mundur dari Gubernur BI, Perry Warjiyo Berpeluang Dipanggil KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi CSR BI-OJK
Prabowo: Rakyat Tidak Butuh Birokrasi Berbelit
Bobby Bantah Tidak Kuorum, Buka Rekaman CCTV!
Pemprov Sumut Gelontorkan Rp2,2 Miliar untuk Bangun Tiga Rumah Produksi Kopi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru