Kebakaran Hebat Dini Hari di Padangsidimpuan, 11 Rumah Ludes dan 1 Warga Jadi Korban
PADANGSIDIMPUAN Sebanyak 11 rumah semi permanen terbakar di Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sum
PERISTIWA
BANDA ACEH — Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh mendorong kolaborasi antara insan pers, pemerintah, Satgas Penanganan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), komunitas, serta masyarakat dalam edukasi kebencanaan terus berlanjut setelah Roadshow Pameran Foto "Prahara Pulau Emas" berakhir di Museum Tsunami Aceh.
Dorongan tersebut disampaikan Ketua Panitia Pameran Foto "Prahara Pulau Emas", Eko Deni Saputra, dalam penutupan pameran yang secara resmi dilakukan oleh Juru Bicara Satgas PRR Aceh, Dr Amran MT, mewakili Kaposkowil Satgas PRR, Safrizal ZA.
Penutupan berlangsung di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, Sabtu, 8 Agustus 2026.Baca Juga:

Eko mengatakan pameran yang berlangsung selama sepekan tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk menampilkan karya fotografi jurnalistik tentang bencana.
Pameran juga menjadi sarana edukasi untuk mengingat kembali peristiwa bencana, melihat ketangguhan masyarakat, dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
"Pameran ini bagi kami bukan sekadar menampilkan foto bencana, tetapi menjadi ruang untuk mengingat kembali apa yang terjadi, melihat ketangguhan masyarakat, dan belajar agar kita lebih siap menghadapi bencana ke depan," ujar Eko.
Menurut Sekretaris PFI Aceh itu, keterlibatan Satgas PRR Aceh dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting untuk membangun komunikasi dan kolaborasi antara PFI Aceh dengan berbagai pihak, terutama dalam dokumentasi dan edukasi kebencanaan.
Eko berharap kerja sama tersebut dapat terus berjalan melalui berbagai kegiatan yang relevan.
Ia menyebut momentum satu tahun bencana yang diperkirakan berlangsung pada November mendatang dapat menjadi kesempatan untuk kembali meningkatkan perhatian terhadap isu kebencanaan.
"Kami berharap komunikasi dan kolaborasi yang sudah terjalin ini dapat terus berlanjut. Jika ada ruang dan kesempatan, tentu kami terbuka untuk bersama-sama menghadirkan kegiatan pameran foto, diskusi, dokumentasi, maupun edukasi kebencanaan," katanya.
Eko menegaskan PFI Aceh ingin mendorong agar karya jurnalistik tidak berhenti sebagai dokumentasi.
Menurut dia, karya tersebut juga dapat menjadi bagian dari edukasi sekaligus mendorong aksi nyata di tengah masyarakat.
"Ketika peran itu disatukan, dokumentasi tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga dapat menjadi bahan pembelajaran dan mendorong aksi nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Juru Bicara Satgas PRR Aceh, Amran, mengapresiasi PFI yang telah menghadirkan dokumentasi bencana melalui karya para pewarta foto.
Menurut dia, fotografi memiliki peran penting untuk memberikan gambaran nyata mengenai kondisi bencana sekaligus menjadi arsip sejarah bagi generasi mendatang.
Amran menilai Pameran "Prahara Pulau Emas" tidak hanya memiliki nilai fotografi, tetapi juga mengandung pesan edukasi dan mitigasi bencana.
"Ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat yang ada di Aceh, baik untuk generasi sekarang maupun generasi yang akan datang. Kalau kita tidak solid dan tidak bersatu untuk menjaga alam, serta tidak meningkatkan kepedulian, tentunya bencana-bencana yang akan datang bisa menjadi lebih berat," ujar Amran.
Menurut Amran, dokumentasi bencana memiliki sedikitnya tiga nilai penting.
Pertama, sebagai media edukasi dan mitigasi.
Kedua, memperkuat kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan.
Ketiga, membangun kepedulian dan solidaritas sosial.
Ia mengatakan foto memiliki kekuatan untuk menghadirkan kembali kondisi bencana yang mungkin tidak lagi terlihat setelah proses rehabilitasi dan rekonstruksi selesai.
"Sekarang kita masih fokus bagaimana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Tetapi yang bisa menyisakan pembelajaran yang sangat berarti adalah foto-foto rekaman dari para pewarta foto Indonesia. Ini sebuah hal yang luar biasa dan nilainya sangat besar," katanya.
Amran berharap karya-karya dalam Pameran "Prahara Pulau Emas" tetap dipublikasikan melalui berbagai platform digital.
Dengan begitu, pesan edukasi kebencanaan yang terdapat dalam karya fotografi tersebut dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.
"Ini bukan akhir, tetapi awal. Saya yakin yang menyaksikan selama enam hari pameran Prahara Pulau Emasakan lebih banyak pascapameran ini, karena foto-foto yang bagus dapat dipublikasikan secara digital," ujarnya.
Dalam rangkaian penutupan, PFI Aceh juga menyerahkan hadiah kepada tiga pemenang Lomba Foto On The Spot yang digelar selama Pameran Foto "Prahara Pulau Emas".
Penyerahan hadiah dilakukan oleh Juru Bicara Satgas PRR Aceh, Amran.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap partisipasi dan kreativitas masyarakat selama pameran berlangsung.
Pameran "Prahara Pulau Emas" merupakan roadshow yang digagas PFI Pusat bersama Yayasan Riset Visual mataWaktu dan PLN.
PFI Aceh menjadi salah satu tuan rumah dalam rangkaian pameran tersebut.
Setelah digelar di Aceh, Pameran Foto "Prahara Pulau Emas" akan berlanjut ke Sumatera Utara.
PFI Aceh menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Banda Aceh, DPRK Banda Aceh, Satgas PRR Aceh, Pemerintah Provinsi Aceh, Bank Aceh Syariah, BPMA, PT SBA, PT Pema, Museum Tsunami Aceh, relawan, pewarta foto, komunitas, media, dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan pameran.
Pameran tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan visual semata, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran masyarakat Aceh mengenai pentingnya mitigasi, kesiapsiagaan, kepedulian terhadap lingkungan, dan solidaritas dalam menghadapi bencana.* (ad)
PADANGSIDIMPUAN Sebanyak 11 rumah semi permanen terbakar di Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sum
PERISTIWA
BOGOR Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, membantah adanya fasilitas mewah hunian mirip apar
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Komisaris PT Perkebunan Sumatera Utara (Perseroda), Muhammad Syarif Lubis, mengungkap dugaan aliran dana sebesar Rp1,2 miliar lebi
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara akan kembali memanggil Alexander Halim alias Akuang alias Lim Sia Cheng untuk menjalani e
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias, Rahmani Oktaviani Zandroto, didakwa melakukan dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Rumah
HUKUM DAN KRIMINAL
HUMBANG HASUNDUTAN Polisi mengungkap duduk perkara kasus perusakan dan penjarahan 13 rumah warga di Desa Matiti II, Kecamatan Dolok Sang
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Keluarga mantan istri Brigadir I, Winda Lorenza Gowasa, keberatan terhadap sikap Polda Sumatera Utara yang menilai ekshumasi dan a
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura pada laga pembuka Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026, Jumat, 25 September 2026.Perta
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Kehutanan sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menanggapi gugatan yang memp
POLITIK
BOGOR Ombudsman Republik Indonesia mengungkap keberadaan sejumlah bangunan dengan fasilitas mewah di kawasan Lembaga Pemasyarakatan (Lap
HUKUM DAN KRIMINAL