BREAKING NEWS
Senin, 12 Oktober 2026

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Wajah Baru BGN, Geser Fokus Target ke Pembenahan Mutu

Adelia Syafitri - Senin, 12 Oktober 2026 11:17 WIB
Dua Tahun Prabowo-Gibran: Wajah Baru BGN, Geser Fokus Target ke Pembenahan Mutu
ilustrasi MBG. (Foto: Doc.Biro Hukum dan Humas BGN
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Persyaratan Dapur dan Skema Anggaran Diperketat

Irma mengatakan, pada masa kepemimpinan Sudaryono, BGN mulai memperketat persyaratan operasional SPPG. Dapur MBG harus memenuhi standar sanitasi, memiliki fasilitas pengolahan limbah, dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.

BGN juga melakukan pembenahan terhadap kualitas sumber daya manusia di tingkat pusat maupun daerah serta meningkatkan pengawasan terhadap menu makanan yang disajikan kepada penerima manfaat.

Perubahan turut dilakukan pada skema pembiayaan SPPG. Irma menyebut, skema pembayaran sewa yang sebelumnya sekitar Rp 6 juta per bulan secara merata diubah menjadi pembayaran Rp 2.000 per porsi.

Menurutnya, perubahan tersebut ditujukan agar pembiayaan lebih proporsional berdasarkan jumlah porsi yang dilayani serta mengurangi potensi pemborosan anggaran.

SPPG yang tidak memenuhi persyaratan juga mulai ditertibkan, termasuk melalui pemutusan kontrak.

Meski demikian, Irma mengakui persoalan keracunan makanan masih menjadi tantangan pada dua bulan pertama kepemimpinan Sudaryono. Ia menilai pembenahan yang dilakukan perlu terus diperkuat agar kualitas dan keamanan makanan semakin terjamin.

Penerima MBG Diminta Lebih Tepat Sasaran

Selain memperbaiki dapur dan pengelolaan anggaran, BGN juga menghadapi tantangan dalam memastikan program MBG menjangkau kelompok yang membutuhkan.

Agustinus menilai pemutakhiran data penerima manfaat harus dilakukan secara berkala. Menurutnya, program perlu memprioritaskan murid dari keluarga kurang mampu serta siswa yang tinggal di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

"Pemutakhiran data harus terus dilakukan agar MBG ini tepat sasaran, hanya untuk murid yang berasal dari keluarga tidak mampu atau miskin dan murid di wilayah 3T," ujar Agustinus.

Senada dengan itu, Irma menyarankan agar pelaksanaan MBG lebih berfokus pada kelompok yang membutuhkan bantuan pemenuhan gizi. Ia juga menilai sekolah yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan gizi siswanya secara mandiri perlu dievaluasi sebagai penerima program.

Di sisi lain, Irma mengingatkan agar SPPG yang telah memenuhi persyaratan dan mendapatkan persetujuan operasional memperoleh kepastian kontrak. Menurutnya, kepastian tersebut diperlukan agar masyarakat yang telah menyiapkan fasilitas dapur tidak dirugikan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
SKANDAL MBG MEDAN! Data RAB vs Realisasi SPPG Tembung 3 Bocor, Dugaan Mark-Up Rp 19,3 Juta dalam 7 Hari Kerja - Beras Dimainkan Tiap Hari
Geger 17 Siswa SD di Medan Diduga Keracunan Makanan MBG, Ketua DPRD Pinta Polisi Usut Dapur SPPG
Di Balik Korupsi Rp 863 Miliar Motor Listrik MBG: Pengadaan Fiktif Baterai Hingga Keterlibatan Perwira
4 Siswa SD di Medan Masih Dirawat Usai Mengeluh Mual Setelah Santap Makanan Program MBG
Gempar Mayat Terborgol Dikaitkan Dapur MBG di Kendal, BGN Langsung Pasang Badan
SPPG Resmi Ditutup! PDIP Sumut Buka Suara Buntut 17 Murid SD Medan Tumbang usai MBG
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru