Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
SAFEnet juga menegaskan bahwa kritik masyarakat terhadap kebijakan pemerintah tidak boleh secara otomatis dianggap sebagai pelanggaran aturan platform.
"Kritik terhadap kebijakan pemerintah tidak boleh serta-merta dianggap sebagai pelanggaran," tegas Nenden.
Karena itu, SAFEnet meminta Komdigi menjelaskan dasar hukum setiap permintaan pembatasan konten, mendorong keterbukaan praktik moderasi, serta memastikan tersedianya mekanisme pemberitahuan dan pengajuan banding bagi pengguna yang terdampak.
Sebelumnya, Direktur Pengendalian Ruang Digital Komdigi Safriansyah Yanwar Rosyadi juga membantah adanya instruksi pemerintah untuk membatasi konten karhutla.
Safriansyah menjelaskan setiap platform digital mempunyai ketentuan komunitas serta mekanisme moderasi tersendiri.
Menurutnya, apabila terdapat dugaan penurunan jangkauan atau penghapusan unggahan, penyebabnya harus ditelusuri berdasarkan fakta dan dikonfirmasi kepada pihak platform terkait.
Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap karhutla, pemerintah menegaskan tidak melakukan pembatasan informasi mengenai peristiwa tersebut.
Sementara itu, SAFEnet mendorong transparansi yang lebih besar agar dugaan pembatasan konten dapat diperiksa secara objektif.* (d/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.