SSB Harapan Putra tampil solid di lini belakang dengan komando Parada, yang menjadi pemain kunci menjaga gawang tim dari ancaman Torpedo FC.
Tim tamu, di sisi lain, mengandalkan kapten Arya Anugerah untuk memimpin serangan, namun beberapa peluang emas mereka selalu kandas di bawah tekanan pertahanan tuan rumah.
Babak kedua berlangsung semakin menegangkan.
SSB Harapan Putra beberapa kali melancarkan serangan balik cepat melalui Arif dan Rayhan, namun belum berhasil menembus pertahanan Torpedo FC yang dikawal kiper Tomi.
Satu pelanggaran keras oleh Zidane no.22 kepada Rezy no.6 dari Torpedo FC membuatnya diganjar kartu kuning oleh wasit Zonadi Tambunan.
Akhirnya, pertandingan ditutup dengan hasil imbang 0-0.
Parada dari SSB Harapan Putra dinobatkan sebagai Man of The Match berkat penampilan gemilangnya di lini pertahanan.
"Anak-anak sudah menampilkan permainan atraktif dan saling menekan pertahanan lawan, kami bangga dengan kerja keras mereka," ujar pelatih SSB Harapan Putra, Ahmadun Saputra.
Hal senada disampaikan pelatih Torpedo FC, Henri Nst, yang mengapresiasi usaha anak asuhnya.
Hasil imbang ini membuat kedua tim masih berpeluang besar melaju ke babak berikutnya, dan pertandingan selanjutnya akan menentukan siapa yang lolos ke 8 besar Turnamen PeduliSepakbola U17.*
(dh)
Editor
: Adam
Parada Dinobatkan Man of The Match, SSB Harapan Putra Pertahankan Gawang di Laga Imbang Lawan Torpedo FC