Reaktor canggih dengan kapasitas hingga 300 MWe yang dirancang untuk fabrikasi modular di pabrik dan perakitan di lokasi (Mathew, 2022; Fernández-Arias et al., 2024; Quiroga-Barriga et al., 2025).
SMRs menawarkan potensi biaya awal yang lebih rendah, waktu konstruksi yang lebih singkat, fleksibilitas penempatan yang lebih besar (termasuk di daerah terpencil atau jaringan kecil), dan fitur keselamatan pasif yang ditingkatkan.
Beberapa desain SMR juga cocok untuk aplikasi non-listrik seperti produksi panas industri, desalinasi air laut, dan produksi hidrogen.
Reaktor Generasi IV
Forum Internasional Generasi IV (GIF) mengoordinasikan pengembangan enam sistem reaktor maju (GFR, LFR, MSR, SFR, SCWR, VHTR) yang bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan (siklus bahan bakar tertutup, pengurangan limbah), ekonomi, keamanan (fitur pasif dan inheren), serta resistensi proliferasi.
Reaktor ini dirancang untuk beroperasi pada suhu lebih tinggi, meningkatkan efisiensi termal, dan beberapa di antaranya dapat "membakar" aktinida berumur panjang dari limbah nuklir (Quiroga-Barriga et al., 2025).
Reaktor Cepat Pembiak/Fast Breeder Reactors(FBRs)
FBRs menggunakan neutron cepat dan dapat membiakkan lebih banyak bahan fisil (Pu-239 dari U-238) daripada yang dikonsumsinya (Muellner et al., 2021; Mathew, 2022).
Teknologi ini secara drastis meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya uranium hingga 60 kali lipat dibandingkan reaktor air ringan saat ini dan dapat membakar limbah nuklir berumur panjang.
Fusi Nuklir
Berbeda dari fisi (pemisahan inti), fusi adalah proses penggabungan inti atom ringan (seperti Deuterium dan Tritium) untuk menghasilkan energi, meniru proses pembentukan energi di inti matahari.