DPC PSI Binjai Selatan Hadiri Salat Iduladha Bersama Gubernur Sumut di Lapangan Merdeka Binjai
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
Oleh:Randi Syafutra.
AKHIR tahun 2025 menandai fase penting perjalanan Indonesia dalam menghadapi krisis lingkungan yang semakin nyata. Rentetan bencana hidrometeorologi, tekanan terhadap kualitas lingkungan, serta ambisi pembangunan ekonomi bertemu dalam satu titik krusial.
Data terbaru menunjukkan bahwa tantangan ekologis tidak lagi bersifat sektoral, melainkan telah menjadi isu lintas bidang yang menentukan arah pembangunan nasional.Baca Juga:
Hingga 26 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 1.135 korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bencana tersebut melanda 52 kabupaten dan kota, merusak 157.838 rumah, serta menghancurkan ratusan fasilitas umum seperti jembatan, sekolah, dan puskesmas. Skala kehancuran ini menunjukkan bahwa Indonesia tengah berhadapan dengan krisis ekologis sistemik, bukan sekadar anomali cuaca tahunan.
Bencana yang Berulang dan Pola yang Sama
Sepanjang 2025, tercatat 2.997 kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia. Banjir dan cuaca ekstrem mendominasi, disusul tanah longsor serta kebakaran hutan dan lahan. Pola ini memperlihatkan korelasi kuat antara perubahan iklim global dan degradasi lingkungan lokal.
Curah hujan ekstrem kerap disebut sebagai penyebab utama, tetapi faktor penentu sesungguhnya terletak pada hilangnya daya dukung lingkungan. Deforestasi, alih fungsi lahan, dan rusaknya daerah aliran sungai memperbesar risiko bencana.
Tanpa tutupan hutan yang memadai, air hujan berubah menjadi aliran destruktif yang menghantam permukiman dan infrastruktur.
Respons pemerintah melalui penetapan status darurat dan percepatan pembangunan hunian sementara patut diapresiasi. Namun, penanganan tidak boleh berhenti pada pemulihan fisik semata.
Evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola lingkungan menjadi kebutuhan mendesak. Rencana Kementerian Lingkungan Hidup untuk menyelesaikan evaluasi dampak lingkungan di wilayah terdampak Sumatera pada Maret 2026 merupakan langkah penting, asalkan diikuti dengan kebijakan korektif yang tegas.
Namun, krisis ekologis yang dihadapi Indonesia tidak berhenti di wilayah rawan bencana di daerah. Di pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dan kawasan perkotaan, kerentanan lingkungan muncul dalam bentuk yang berbeda, tetapi sama seriusnya.
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Raya Baitur
NASIONAL
JOKOWI Sekretaris Jenderal Relawan Pro Jokowi (Projo), Freddy Damanik, menyatakan bahwa kegiatan Joko Widodo berkeliling ke sejumlah daera
POLITIK
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Masjid Istiqlal, Jakarta, menerima sejumlah hewan kurban dari masyarakat nonMus
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam forum Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) menilai situasi di Palestina, khususnya
NASIONAL
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merespons desakan pemberian kompensasi kepada warga yang terdampak pemadaman listrik total
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan dua
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terus berada dalam tekanan dan semakin mendekati angka keramat versi warganet di kisaran Rp17.845 per dolar
EKONOMI
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026. Ajang fes
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Lapang
PEMERINTAHAN