Senam Bersama di Banda Aceh, Sekda M. Nasir Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, mengikuti kegiatan Senam Pemerintah Aceh bersama ratusan peserta di Kecamatan Banda
NASIONAL
Jika wilayah hulu bergulat dengan daya rusak air akibat degradasi ekosistem, kawasan urban justru menghadapi ancaman kronis dari kualitas lingkungan yang terus menurun.
Dinamika Lingkungan Perkotaan
Kondisi lingkungan perkotaan sepanjang 2025 memperlihatkan kontradiksi serupa. Jakarta sempat mencatat kualitas udara terburuk di Asia Tenggara pada pertengahan tahun, dipicu emisi transportasi dan pembangkit listrik berbasis fosil.
Memasuki Desember 2025, kualitas udara membaik ke kategori sedang seiring meningkatnya intensitas hujan.
Perbaikan ini bersifat sementara dan tidak mencerminkan transformasi struktural. Ketergantungan pada faktor alam justru menegaskan lemahnya kebijakan pengendalian polusi yang berkelanjutan.
Tanpa percepatan transisi energi dan reformasi transportasi publik, kualitas udara berpotensi kembali memburuk ketika musim kering datang.
Pertumbuhan Ekonomi dan Dilema Lingkungan
Di tengah tekanan ekologis, perekonomian nasional menunjukkan ketahanan. Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,04 persen pada kuartal III 2025, didorong sektor manufaktur dan ekspor. Hilirisasi nikel dan logam dasar menjadi penyumbang utama realisasi investasi, terutama di Sulawesi dan kawasan timur Indonesia.
Capaian ini kerap diposisikan sebagai fondasi ekonomi hijau. Namun, hilirisasi mineral juga menyimpan risiko lingkungan jika tidak diiringi standar keberlanjutan yang ketat. Pembukaan lahan baru, tekanan terhadap kawasan hutan, serta konflik sosial di sekitar wilayah tambang menjadi konsekuensi yang harus diantisipasi sejak awal.
Pembangunan berkelanjutan menuntut keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan ekosistem. Tanpa pengawasan lingkungan yang kuat, agenda hijau berisiko berubah menjadi jargon kebijakan semata.
Menatap 2026 dengan Kewaspadaan Baru
Tahun 2026 diproyeksikan membawa kondisi iklim yang lebih stabil. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi berakhirnya fase La NiƱa lemah pada Maret 2026, menuju kondisi netral hingga akhir tahun. Stabilitas ini membuka ruang bagi perencanaan pembangunan yang lebih terukur.
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 6,3 persen pada 2026, dengan fokus pada produktivitas industri serta swasembada pangan dan energi. Target tersebut hanya dapat dicapai jika kebijakan lingkungan ditempatkan sebagai fondasi pembangunan, bukan sekadar variabel penyesuaian.
BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, mengikuti kegiatan Senam Pemerintah Aceh bersama ratusan peserta di Kecamatan Banda
NASIONAL
JAKARTA Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mendorong semakin tingginya kebutuhan tenaga ahli di
PENDIDIKAN
SIBOLGA Kebakaran hebat melanda Pasar Sibolga Nauli, Kota Sibolga, Sumatera Utara, pada Sabtu malam, 11 Juli 2026. Api yang membakar kaw
PERISTIWA
MEDAN Polres Samosir mengamankan dua personelnya yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu. Kedua ang
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah Brigade Kartini AMPI (DPD BKA) Kota Binjai terus menjalankan kegiatan sosial melalui program Jumat Berkah.
NASIONAL
BATU BARA Satuan Reserse Narkoba Polres Batu Bara mengungkap dugaan peredaran narkotika golongan II jenis Etomidate atau yang dikenal se
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PTPN I Regional 1 mengungkap dugaan aktivitas penambangan galian C ilegal yang diduga berkedok program cetak sawah di areal Hak Gu
PERISTIWA
MEDAN Kepolisian menutup sementara operasional pasar malam yang berada di Jalan Perhubungan Simpang Beo, Desa Lau Dendang, Kecamatan Per
PERISTIWA
SAMOSIR Dua anggota Polres Samosir diamankan setelah diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Keduanya merupakan Aipda ES d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai aktivitas politik Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi)
POLITIK