100% Sekolah di Sumut Kini Teraliri Listrik dan Internet, Digitalisasi Pendidikan Dipercepat
MEDAN Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara memastikan seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Seko
PENDIDIKAN
Oleh: Saifullah Yusuf
ADA kemiskinan yang bisa kita lihat: rumah yang nyaris roboh, dapur yang jarang berasap, seragam sekolah yang lusuh dan diwariskan dari kakak ke adik. Tetapi ada jenis kemiskinan lain yang lebih sunyi, kemiskinan yang bekerja dalam diam, menghapus keberanian seseorang untuk bermimpi, lalu perlahan membuat mereka seolah tidak ada.
Baca Juga:
Kalimat itu bukan sekadar retorika. Ia adalah pengingat: kalau negara abai terhadap yang paling lemah, maka negara kehilangan alasan moral untuk berdiri.
Dari kesadaran itulah, Sekolah Rakyat dirancang. Ia bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan sebuah ikhtiar untuk memutus rantai kemiskinan karena kemiskinan kerap diwariskan bukan oleh takdir, tetapi oleh ketidakadilan kesempatan.
Dari gagasan menjadi gerakan: 166 titik, 34 provinsi
Sekolah Rakyat beroperasi bertahap:
• 63 titik mulai berjalan pada Juli 2025
• 37 titik menyusul pada Agustus 2025
• 66 titik dimulai pada akhir September hingga awal Oktober 2025
Totalnya 166 titik yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Sekolah Rakyat menampung 15.954 siswa, didampingi 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan.
Angka-angka ini penting bukan untuk dibanggakan, melainkan untuk dijaga. Karena di balik setiap angka, ada anak yang sedang belajar menggenggam kembali masa depannya.
Sekolah Rakyat tidak dibangun untuk anak-anak yang sudah punya akses. Ia dibangun untuk mereka yang selama ini nyaris tak terdengar suaranya.
Hasil penjangkauan dan verifikasi lapangan yang kami lakukan bersama pendamping sosial, dinas sosial daerah, dan BPS, kemudian mendapatkan persetujuan kepala daerah sebelum ditetapkan menunjukkan kondisi keluarga siswa yang benar-benar rentan:
1. 60% orang tua bekerja sebagai buruh, buruh harian lepas, kuli bangunan, buruh tani, buruh nelayan, tukang ojek, pemulung, dan pekerjaan serupa yang penghasilannya tidak menentu.
2. 67% penghasilan keluarga berada di bawah Rp1.000.000 per bulan.
3. 65% memiliki tanggungan keluarga lebih dari 4 orang.
4. Ada 454 siswa yang berasal dari kelompok tidak/belum pernah mengenyam pendidikan.
5. Ada 298 siswa yang putus sekolah/tidak lulus, dan sebagian dari mereka sudah bekerja pada usia yang sangat muda.
6. Kami juga menemukan kenyataan yang lebih sunyi: banyak anak berasal dari keluarga orang tua tunggal, dan sebagian mengalami kekerasan dalam rumah tangga.
Inilah wajah "yang tak terlihat" itu. Dan di sinilah Sekolah Rakyat berdiri: memastikan negara tidak datang terlambat.
MEDAN Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara memastikan seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Seko
PENDIDIKAN
PADANG LAWAS Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Lawas menyita uang senilai Rp1,8 miliar dalam kasus dugaan korupsi dana Program Sawit Raky
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS SELATAN Keputusan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mencabut izin 28 perusahaan yang merusak lingkungan di Sumatera Ut
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan mengeluhkan keterlambatan pencairan g
PEMERINTAHAN
MEDAN Polsek Sunggal berhasil menangkap pelaku penggelapan sepeda motor yang memanfaatkan aplikasi kencan untuk menjerat korbannya. Pela
HUKUM DAN KRIMINAL
LONDON Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu Raja Inggris Charles III sebelum menghadiri Pertemuan Filantropi Konservasi
NASIONAL
SAMPANG Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, Fadilah Helmi, dikabarkan telah dijemput dan diamankan oleh Satuan Tugas Khusus (Satga
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pengguna dompet digital DANA kini bisa mendapatkan saldo gratis hingga ratusan ribu rupiah melalui sejumlah fitur praktis yang t
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Pengelolaan parkir di Kota Padangsidimpuan yang dilakukan oleh Koperasi K24 memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapa
PEMERINTAHAN
MEDAN Tak sampai sepekan menjabat sebagai Kapolsek Sunggal, Kompol Muhammad Yunus Tarigan berhasil menangkap dua pelaku pencurian dengan
HUKUM DAN KRIMINAL