Pembentukan PT DSI Dinilai Bisa Tutup Kebocoran Devisa dan Perkuat Kendali Ekspor SDA
JAKARTA Pembentukan badan usaha ekspor PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dinilai dapat menjadi langkah strategis pemerintah dalam
EKONOMI
Meski pidato-pidato Prabowo sering dipenuhi retorika populis dan nasionalistik, terdapat keraguan besar apakah penguatan negara benar-benar diarahkan untuk kepentingan publik luas atau justru memperkokoh konsolidasi oligarki.
Keraguan itu tidak muncul dari ruang kosong. Kekuasaan politik Indonesia hari ini tumbuh dalam lanskap ekonomi-politik yang semakin oligarkis, terutama sejak era Presiden Joko Widodo.
Selama satu dekade terakhir, pembangunan infrastruktur dijalankan secara masif dengan anggaran sangat besar.
Namun proyek-proyek tersebut lebih banyak mendorong akumulasi modal pada kelompok pemilik konsesi, kontraktor besar, dan elite bisnis yang dekat dengan kekuasaan, sementara manfaat ekonominya tidak terdistribusi secara merata kepada masyarakat luas.
Laporan CELIOS menunjukkan bahwa ketimpangan ekonomi Indonesia justru semakin tajam.
Dalam laporan Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026: Republik Oligarki, CELIOS mencatat kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia setara dengan kekayaan sekitar 55 juta penduduk.
Bahkan total kekayaan kelompok elite tersebut mencapai sekitar seperlima PDB nasional dan melampaui APBN Indonesia.
CELIOS juga mencatat bahwa dalam periode 2019–2025, kekayaan 50 orang terkaya meningkat hampir dua kali lipat, dari sekitar Rp 2.508 triliun menjadi Rp 4.651 triliun.
Sementara itu, kenaikan kesejahteraan pekerja berlangsung sangat lambat.
Kekayaan kelompok superkaya meningkat sekitar Rp 13 miliar per hari, sedangkan kenaikan rata-rata upah pekerja hanya sekitar Rp 2 ribu per hari.
Data tersebut memperlihatkan paradoks pembangunan Indonesia: negara menjadi semakin aktif dan proyek infrastruktur semakin masif, tetapi konsentrasi kekayaan justru makin terkumpul pada segelintir elite ekonomi-politik.
Kritik serupa juga diarahkan pada proyek-proyek strategis nasional yang dinilai lebih banyak menguntungkan investor besar dibanding memperkuat kualitas hidup masyarakat.
JAKARTA Pembentukan badan usaha ekspor PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dinilai dapat menjadi langkah strategis pemerintah dalam
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menembus level Rp17.800 per dolar AS pada perdaga
EKONOMI
JAKARTA Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan kewenangan membentuk tim ad hoc penyelidikan dugaan pelanggaran HAM be
HUKUM DAN KRIMINAL
OlehMuhammad Sarmuji.DUA hari kemarin banyak pertanyaan pewarta kepada saya, tapi hanya satu yang saya jawab yaitu berkaitan dengan lagu ya
OPINI
MEDAN Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan peredaran narkoba
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Warga Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 6 ekor
NASIONAL
TAPUT Anggota DPR RI Maruli Siahaan membantu pemasangan 13 titik lampu penerangan jalan di Dusun 1 Bahalimbalo, Sitiotio, Desa Lobusire
NASIONAL
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai pengadaan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan anggaran pendapatan dan b
NASIONAL
JAKARTA Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali membuka program Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi
EKONOMI
OlehDwi Munthaha.DI BANYAK negara berkembang, arah politiknya sering bergerak layaknya bandul. Ada fase ketika negara dianggap terlalu lema
OPINI